Afrika Selatan Peringatkan Negara-Negara Pembantu Israel Terlibat Genosida

Selasa, 06 Februari 2024 - 17:45 WIB
loading...
Afrika Selatan Peringatkan...
Menteri Hubungan Internasional Afrika Selatan Naledi Pandor. Foto/REUTERS
A A A
CAPE TOWN - Menteri Hubungan Internasional Afrika Selatan Naledi Pandor memperingatkan semua negara memiliki kewajiban hukum menegakkan tindakan sementara yang diperintahkan Mahkamah Internasional (ICJ) terkait tindakan Israel di Gaza.

Dia menegaskan, kegagalan melakukan hal tersebut merupakan keterlibatan dalam kejahatan genosida.

“Terlepas dari klaimnya, perintah ini mengikat Israel. Mereka harus segera menerapkan langkah-langkah sementara ini untuk mencegah peningkatan lebih lanjut pelanggaran hak asasi manusia,” tegas Pandor pada Minggu (4/2/2024) saat berbicara pada sesi laporan publik mengenai kasus ini, di masjid di Cape Town.
Dia menjelaskan, “Faktanya, semua negara kini memiliki kewajiban hukum untuk memastikan penghormatan terhadap tindakan sementara serta memastikan mereka tidak terlibat dalam genosida.”

“Pada dasarnya jika kasus ini berjalan sesuai antisipasi kita, dan ditemukan Israel melakukan genosida, maka semua pihak yang terlibat sama bersalahnya dengan Israel,” papar dia.

Pada tanggal 26 Januari, Mahkamah Internasional memerintahkan Israel mengadopsi enam tindakan sementara untuk memastikan, antara lain, mengambil semua tindakan sesuai kewenangannya untuk mencegah genosida.
Afrika Selatan membawa kasus ini ke ICJ pada Desember, menuduh Israel melakukan kejahatan genosida di Gaza dan melanggar Konvensi Genosida 1948.

Pandor menjelaskan, “Ada banyak orang yang berupaya melemahkan perintah ini, misalnya, upaya mendefinisikan ulang perintah ini agar pembunuhan terus berlanjut.”

“Beberapa pemerintah negara-negara Barat langsung berkata, ‘Kami mendengarkan keputusan tersebut, namun mereka tidak memerintahkan gencatan senjata.’ Kami dapat melihat hal ini hanya sebagai tindakan yang membantu dan mendukung,” ujar dia.

Dia menekankan, “Perintah ini bagi kami adalah kemenangan bagi hukum internasional dan Konvensi Genosida yang merupakan perwujudan janji serius mencegah kejahatan genosida dan meminta pertanggungjawaban mereka.”

“Sungguh tragis bahwa Konvensi Genosida yang dirancang setelah terjadinya bencana terhadap orang-orang Yahudi di Eropa, bahwa justru orang-orang yang kemudian pindah ke Palestina-lah yang melanggar Konvensi ini,” ungkap dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Menhan Israel Puas Gaza...
Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?
Rekomendasi
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
BMW Umumkan M3 Elektrik...
BMW Umumkan M3 Elektrik Tetap Gunakan Nama M3, Bukan iM3
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved