PBB Murka Israel Jadikan Pusat Kesehatan UNRWA sebagai Lokasi Interogasi Warga Sipil
Sabtu, 15 Februari 2025 - 12:45 WIB
loading...
Pemandangan umum cucian yang dijemur di dinding sekolah dan tenda darurat saat warga Palestina melanjutkan hidup mereka dengan kesempatan terbatas di sekolah yang berafiliasi dengan UNRWA di Deir al-Balah, Gaza pada 29 Januari 2025. Foto/Ashraf Amra/Anado
A
A
A
NEW YORK - Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan pasukan Israel menduduki salah satu pusat kesehatannya di kamp pengungsi Al-Arroub, sebelah utara Hebron, dan menggunakannya sebagai lokasi interogasi lapangan serta penahanan warga sipil Palestina.
UNRWA mengecam keras tindakan Israel tersebut, menyebutnya sebagai pelanggaran yang meresahkan yang menunjukkan pengabaian terang-terangan terhadap netralitas fasilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Ini adalah perkembangan baru dalam pengabaian terang-terangan terhadap hak akses fasilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ungkap pernyataan tersebut.
Lembaga itu menegaskan, “Sayangnya, insiden baru-baru ini mengikuti pola masuk paksa ke instalasi UNRWA di Tepi Barat sejak Oktober 2023, baik oleh pasukan keamanan Israel maupun kelompok bersenjata Palestina.”
Badan tersebut menekankan, “Semua tempat PBB tidak dapat diganggu gugat dan dilindungi berdasarkan hukum internasional.”
UNRWA mengecam keras tindakan Israel tersebut, menyebutnya sebagai pelanggaran yang meresahkan yang menunjukkan pengabaian terang-terangan terhadap netralitas fasilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa.
“Ini adalah perkembangan baru dalam pengabaian terang-terangan terhadap hak akses fasilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ungkap pernyataan tersebut.
Lembaga itu menegaskan, “Sayangnya, insiden baru-baru ini mengikuti pola masuk paksa ke instalasi UNRWA di Tepi Barat sejak Oktober 2023, baik oleh pasukan keamanan Israel maupun kelompok bersenjata Palestina.”
Badan tersebut menekankan, “Semua tempat PBB tidak dapat diganggu gugat dan dilindungi berdasarkan hukum internasional.”
Lihat Juga :