Bagaimana Strategi Militer Hamas Melawan Israel Terus Berkembang di Gaza Selatan?

Minggu, 28 Januari 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
“Pasukan Pertahanan Israel, karena jumlah pasukannya lebih banyak di wilayah selatan saat ini, dapat menggunakan lebih sedikit daya tembak agar tidak membunuh terlalu banyak warga sipil,” tambah Bergman.

Baca Juga: 80% Terowongan Gaza yang Dikuasai Hamas Masih Utuh

3. Memperpanjang Durasi Perang

Bagaimana Strategi Militer Hamas Melawan Israel Terus Berkembang di Gaza Selatan?

Foto/Reuters

Mungkin terlalu dini untuk mengatakan apakah insiden yang terjadi beberapa hari terakhir ini merupakan awal dari strategi militer Hamas yang lebih maju. “Ada indikasi sesuatu akan terjadi, tapi kami belum bisa mengatakan [apakah] Hamas memiliki taktik yang lebih canggih secara umum,” kata Brenner.

Masih ada sedikit bukti untuk mengukur keberhasilan serangan drone kamikaze baru-baru ini yang diluncurkan oleh Hamas.

Namun hampir dua bulan setelah perang Israel-Hamas di Gaza, bentrokan tampaknya akan semakin intensif. “Pertempuran sengit ada di depan kita,” kata Brinner. “Konfrontasi akan semakin intens dan kemajuan Israel akan semakin sulit.”

Poniscjakova yakin senjata terhebat yang dimiliki Hamas adalah menunda pertempuran selama mungkin. “Waktu adalah sahabat Hamas. Semakin lama perang berlangsung, semakin banyak korban sipil yang akan jatuh, dan ini menguntungkan Hamas karena menurunkan citra Israel,” katanya.

Tujuan kelompok pejuang ini juga sangat berbeda dengan tujuan Israel. “Hamas tidak harus meraih kemenangan besar atas Israel,” kata Bregman. “Yang harus mereka lakukan adalah mampu berdiri di atas kaki mereka sendiri ketika perang ini selesai. Kemenangan Hamas adalah kemampuan untuk mengatakan, ‘Kami masih di sini’.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Gabung Misi Global Sumud...
Gabung Misi Global Sumud Flotilla 2026, Lima Relawan GPCI Berangkat ke Turki
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved