Menlu AS: Israel Lebih Membunuh Lebih Banyak Warga Sipil Dibandingkan Hamas

Senin, 13 Mei 2024 - 19:16 WIB
loading...
Menlu AS: Israel Lebih...
Tentara Israel membunuh lebih banyak warga sipil dibandingkan Hamas. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Serangan udara dan serangan darat Israel di Gaza telah menyebabkan lebih banyak warga sipil Palestina yang tewas dibandingkan pejuang Hamas. Itu diakui Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Selama penampilannya di program berita TV CBS Face the Nation, Blinken ditanya apakah Washington setuju dengan klaim baru-baru ini oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa serangan di Gaza sejauh ini telah mengakibatkan kematian 14.000 pejuang dan 16.000 warga sipil.

“Ya, benar,” jawab Menteri Luar Negeri Israel. “Israel memiliki proses, prosedur, aturan dan peraturan untuk mencoba meminimalkan kerugian sipil,” namun hal tersebut “belum diterapkan secara konsisten dan efektif. Ada kesenjangan antara maksud yang dinyatakan dan beberapa hasil yang sudah kami lihat,” jelasnya.

Blinken menekankan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sedang memerangi “musuh yang bersembunyi di infrastruktur sipil, bersembunyi di belakang warga sipil,” sehingga sulit untuk menentukan apa yang sebenarnya terjadi dalam setiap insiden.

Baca Juga: Mesir Bergabung dalam Gugatan Genosida Israel yang Diajukan Afrika Selatan di ICJ, Ternyata Ini Alasannya

“Mengingat totalitas penderitaan warga sipil, baik anak-anak, perempuan, laki-laki… yang terbunuh atau terluka, masuk akal untuk menilai bahwa dalam beberapa kasus, Israel tidak bertindak sesuai dengan apa yang telah kita lihat. cara yang konsisten dengan hukum humaniter internasional,” katanya.

Namun, Menteri Luar Negeri AS itu menambahkan bahwa hal tersebut hanyalah sebuah penilaian, dan diperlukan penyelidikan lebih lanjut agar pemerintahan Presiden AS Joe Biden dapat menghasilkan kesimpulan yang pasti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Terungkap! Israel Sudah...
Terungkap! Israel Sudah Siapkan Perang Berhari-hari Lawan Iran, Panggil Tentara Cadangan
Rekomendasi
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
PT GLI Bantah Giorgio...
PT GLI Bantah Giorgio Antonio CEO dan Pemilik Perusahaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya!
Berita Terkini
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved