7 Kesuksesan Republik Dominika Memberlakukan 4 Hari Kerja

Minggu, 21 Januari 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Namun ada hal lain yang harus ditekankan dalam model empat hari seminggu, menurut Menteri Tenaga Kerja Republik Dominika Luis Miguel de Camps.

“Ini memprioritaskan manusia, meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan, serta mendorong produktivitas yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” kata de Camps.

3. Meniru Inggris

7 Kesuksesan Republik Dominika Memberlakukan 4 Hari Kerja

Foto/Reuters

Melansir Al Jazeera, beberapa negara di dunia telah menguji atau melegalkan empat hari kerja dalam seminggu, terutama sejak COVID-19, yang menghidupkan kembali perbincangan seputar fleksibilitas tempat kerja, produktivitas, dan keseimbangan kehidupan kerja.

Pada tahun 2023, Inggris meluncurkan uji coba terbesar yaitu empat hari kerja dalam seminggu dan menemukan hasil yang positif. Sebanyak 61 perusahaan mengikuti uji coba ini, dan 56 perusahaan memperpanjang uji coba tersebut, dan 18 perusahaan menjadikan peralihan tersebut permanen.

Sekitar 2.900 karyawan menjadi bagian dari uji coba ini di Inggris. Survei yang dilakukan sebelum dan sesudah uji coba menemukan penurunan tingkat stres pada staf.

Lebih dari separuh karyawan yang disurvei mengatakan lebih mudah untuk menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan rumah, sementara 40 persen juga mengatakan mereka tidur lebih nyenyak.

4. Memiliki Banyak Manfaat

Para karyawan akhirnya mengambil lebih sedikit cuti sakit karena mereka memiliki lebih banyak waktu untuk memulihkan diri secara fisik dan mental dari pekerjaan dan stres yang terkait.

Kesetaraan gender membaik. Laki-laki berkontribusi lebih banyak pada tugas-tugas rumah tangga dan keluarga ketika mereka memiliki tiga hari akhir pekan.

Di Jepang, di mana kematian akibat kerja berlebihan menewaskan hampir 3.000 orang pada tahun 2022, perusahaan besar seperti Microsoft telah menguji empat hari kerja dalam seminggu dan menemukan hasil yang positif.

5. Belajar dari Islandia

Islandia menguji coba minggu kerja yang lebih pendek antara tahun 2015 dan 2019. Sekitar 2.500 pegawai sektor publik berpartisipasi di dalamnya.

Hasilnya: stres pekerja berkurang dan produktivitas tidak menurun.

Uji coba tersebut menyatakan bahwa serikat pekerja Islandia menegosiasikan ulang kontrak untuk lebih dari 85 persen tenaga kerja di negara tersebut untuk mengurangi jam kerja.

6. Belgia Juga Menerapkannya dengan Sistem Berbeda

7 Kesuksesan Republik Dominika Memberlakukan 4 Hari Kerja

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria China Meninggal...
Pria China Meninggal akibat Kerja Lembur, 8 Jam setelah Kematian Masih Diberi Tugas Kantor via Ponsel
5 Negara Paling Work–Life...
5 Negara Paling Work–Life Balance di Dunia, Indonesia Bisa Mencontoh
Pesawat Tempur AS Serang...
Pesawat Tempur AS Serang Kapal Pembawa 1.000 Kg Kokain di Perairan Republik Dominika, 3 Tewas
Indonesia Sedang Demam...
Indonesia Sedang Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kelab Malam Dominika...
Kelab Malam Dominika Runtuh saat Penyanyi Rubby Perez Manggung, 79 Orang Tewas
9 Negara yang Menerapkan...
9 Negara yang Menerapkan 4 Hari Kerja, Mayoritas di Eropa
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved