Militer AS Cari Cara Kalahkan China di Indo-Pasifik

Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:20 WIB
loading...
Militer AS Cari Cara...
Tim rudal Stinger Angkatan Darat AS mengidentifikasi target kendaraan udara tak berawak selama RIMPAC 2018 di Pacific Missile Range Facility Barking Sands, 24 Juli 2018. Foto/US Army/Sgt. 1st Class Claudio Tejada
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang merombak pengerahan militernya di kawasan Indo-Pasifik untuk memastikan mereka memiliki daya tembak dan pasukan yang cukup untuk melawan dan mengalahkan ancaman apa pun dari China .

Kepala Staf Angkatan Darat AS Jenderal James McConville mengatakan hal tersebut pada forum online yang diselenggarakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS), sebuah lembaga think tank yang berbasis di Washington. Menurutnya, tinjauan ini menjadikan "tembakan presisi jarak jauh" sebagai prioritas utama dan sedang mencari opsi untuk mendasarkan sistem senjata semacam itu di Indo-Pasifik sebagai bagian dari strategi pencegahan Amerika .

"Perubahan akan memungkinkan kita untuk mengalahkan musuh potensial seperti China dan Rusia," katanya, yang menambahkan langkah itu juga akan mencakup pembentukan gugus tugas semua domain gabungan.

Komentar McConville muncul setelah komandan Korps Marinir AS Jenderal David Berger mengatakan pada Maret lalu dalam rencana "Force Design 2030"-nya. Dalam paparannya, dia ingin mengurangi peran marinir dalam perang darat dan menyerahkan sebagian besar tanggung jawab itu kepada pasukan reguler. (Baca: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )

Sementara itu, Garda Nasional Angkatan Darat AS mengatakan akan memindahkan sebagian besar brigade di bawah komando delapan markas divisi untuk meningkatkan kekuatan tempur pasukan darat di wilayah tersebut. Rencana Garda Nasional itu juga dilaporkan surat kabar militer AS; Stars and Stripes, pada 1 Agustus lalu.

Song Zhongping, seorang ahli militer yang berbasis di Hong Kong, mengatakan perombakan itu adalah bagian dari strategi Indo-Pasifik Presiden AS Donald Trump untuk mengekang China.

"AS ingin memperkuat kemampuan serangannya dengan mengintegrasikan sistem daya tembaknya di darat, udara, laut, dan luar angkasa, dan menggabungkannya dengan pasukannya dalam sistem tempur operasi gabungan yang kuat," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Trump Hentikan Seluruh...
Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?
Rekomendasi
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Kenakan Rompi Oranye usai Diperiksa KPK, Langsung Ditahan
Peta Persaingan Hatchback...
Peta Persaingan Hatchback Crossover EV 2026: BAIC T1 vs BYD Dolphin, Aion UT, GWM Ora, dan MG S5 EV
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Berita Terkini
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved