Henry Kissinger, yang Ramalkan Israel Akan Hancur, Meninggal Dunia

Kamis, 30 November 2023 - 09:28 WIB
loading...
Henry Kissinger, yang...
Mantan Menteri Luar Negeri AS yang meramalkan Israel akan hancur, Henry Kissinger, meninggal dunia dalam usia 100 tahun. Foto/Politico
A A A
WASHINGTON - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Henry Kissinger meninggal dunia dalam usia 100 tahun. Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian yang kontroversial dan tokoh diplomatik yang bertugas di bawah dua presiden AS ini meninggal dunia di rumahnya di Connecticut.

Kabar meninggalnya tokoh yang jejaknya tak akan terhapuskan dalam kebijakan luar negeri AS ini disampaikan oleh Kissinger Associates Inc dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari France 24, Kamis (30/11/2023).

Kissinger, yang menjabat sebagai menteri luar negeri dan penasihat keamanan nasional di bawah Presiden Richard Nixon dan Gerald Ford, tetap memiliki suara yang menonjol dalam isu-isu kebijakan luar negeri lama setelah meninggalkan pemerintahan pada tahun 1977.

“Saya bekerja sekitar 15 jam sehari,” katanya kepada CBS News beberapa minggu sebelum dia berusia 100 tahun, dan mengatakan dengan yakin bahwa para pemimpin dunia seperti Xi Jinping dari China atau Vladimir Putin dari Rusia kemungkinan besar akan menerima teleponnya.

Ia dikenal karena praktik "realpolitik" – berinteraksi dengan dunia berdasarkan tujuan praktis dan bukan cita-cita moral – dan dipuji atas diplomasi rahasia yang membantu mencairkan hubungan AS dengan China. Namun ia juga dituduh melakukan kejahatan perang atas pemboman Kamboja selama Perang Vietnam, mendukung genosida Pakistan di Bangladesh, dan memberi lampu hijau pada “perang kotor” kediktatoran Argentina melawan para pembangkang.

Lahir di Jerman pada tanggal 27 Mei 1923, nama aslinya adalah Heinz Alfred Kissinger. Kurang dari tiga bulan sebelum Kristallnacht, pada tahun 1938, keluarga Yahudinya melarikan diri dari Nazi Jerman dan bermukim kembali di New York City, di mana ia dikenal sebagai Henry.

Setelah tahun pertamanya di Sekolah Menengah George Washington, dia mengambil kelas malam dan bekerja di pabrik sikat cukur pada siang hari, menurut "Kissinger: A Biography" oleh Walter Isaacson. Setelah lulus, dia mendaftar di City College of New York dan berencana menjadi seorang akuntan. Namun dia direkrut menjadi anggota Angkatan Darat AS tak lama setelah ulang tahunnya yang ke-19.

Kissinger, yang menjadi warga negara AS melalui naturalisasi pada tahun 1943, kembali ke tanah airnya sebagai penerjemah bahasa Jerman di Angkatan Darat AS. Ia juga menangkap anggota Gestapo dan membantu membebaskan tahanan dari kamp konsentrasi Ahlem.

Baca Juga: Perbandingan Ramalan Sheikh Yassin dan Henry Kissinger soal Kehancuran Israel

“Saya tidak menyadari sampai saya melihat kamp tersebut, kedalaman yang bisa direduksi oleh manusia,” katanya kepada BBC dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada Juli 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved