Kenya Geger, Buku Sekolah Memuat Gambar Nabi Muhammad SAW

Rabu, 11 Oktober 2023 - 21:46 WIB
loading...
Kenya Geger, Buku Sekolah...
Kenya digegerkan gambar Nabi Muhammad SAW di buku sekolah. Foto/Ilustrasi
A A A
NAIROBI - Sebuah penerbit di Kenya menarik sebuah buku sekolah yang memuat gambar Nabi Muhammad SAW menyusul aksi protes dari para pemimpin Muslim dan orang tua di negara itu.

Mereka mengeluhkan bahwa menggambar nabi dan meminta murid mewarnai ilustrasi tersebut merupakan tindakan penistaan terhadap agama.

Perusahaan Penerbitan Mentor mengatakan mereka menyesali kesalahan "berat" dalam buku pelajaran Islam untuk siswa tahun kedua sekolah dasar itu.

Sekedar informasi, sekitar 11% penduduk Kenya beragama Islam, atau kelompok agama terbesar kedua di negara itu.

Penggambaran Nabi Muhammad SAW dapat menyebabkan pelanggaran serius bagi umat Islam, dan sebagian besar pemimpin agama Islam mengatakan bahwa tradisi secara eksplisit melarang gambar Nabi Muhammad SAW dan Allah.

Seorang cendekiawan Muslim dari kota pesisir Mombasa, Sheikh Rishard Rajab Ramadhan, mengatakan kepada BBC bahwa buku tersebut "berbahaya" menyesatkan anak-anak.



“Tidak seorang pun boleh membayangkan, apalagi mencoba menggambar Nabi Muhammad SAW. Ini bahkan dapat menyebabkan perang,” kata Ramadhan seperti dikutip dari media yang berbasis di Inggris itu, Rabu (11/10/2023).

Dalam suratnya kepada komunitas Muslim, penerbit tersebut mengatakan bahwa mereka menyadari bahwa isi salah satu bukunya, Mentor Encyclopaedia Grade 2, "menghujat agama Islam".

"Gambar tersebut secara tidak sengaja dimasukkan ke dalam buku tersebut, dan secara keliru mengidentifikasinya sebagai gambar Nabi Muhammad," kata direktur penerbit buku Mentor, Josephine Wanjuki.

“Kami dengan tulus dan sepenuh hati meminta maaf atas kesalahan tersebut dan kami berkomitmen untuk memastikan kesalahan seperti itu tidak akan terulang lagi,” tambahnya.

Penerbit tersebut mengatakan akan segera menghapus gambar yang menyinggung tersebut dari semua edisi berikutnya dan telah berkomitmen untuk bekerja sama dengan Dewan Pendidikan Muslim untuk meninjau semua bukunya.

Semua guru, siswa dan administrator sekolah yang memegang salinan buku tersebut telah disarankan untuk mengembalikannya ke penerbit.



Ramadhan menyambut baik langkah penarikan kembali salinan buku tersebut, namun mendesak penerbit untuk berkonsultasi dengan para pemimpin Muslim sebelum menerbitkan buku-buku Islam.

Pelajaran agama adalah bagian dari kurikulum di sekolah-sekolah di Kenya.

Isu penggambaran Nabi Muhammad SAW telah menjadi kontroversi yang berkepanjangan dan mengobarkan ketegangan, terutama di Eropa.

Pada tahun 2020, seorang guru sekolah di Ibu Kota Prancis, Paris, Samuel Patywas dipenggal kepalanya setelah menggunakan kartun Nabi Muhammad SAW saat pelajaran tentang kebebasan berpendapat.

Pada tahun 2021, seorang guru di sebuah sekolah di kota Batley, Inggris, diskors setelah mendapat protes dari orang tua Muslim karena memperlihatkan kartun Nabi Muhammad SAW yang "tidak pantas".

Guru itu kemudian diangkat kembali. Investigasi menemukan bahwa guru tersebut tidak bermaksud menimbulkan pelanggaran dengan menunjukkan gambar tersebut.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baja Murah China Banjiri...
Baja Murah China Banjiri Pasar Global, Banyak Negara Mengecam
Terungkap, Ini Detail...
Terungkap, Ini Detail Serangan yang Nyaris Tewaskan Novelis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie
Mengapa Arab Saudi Tidak...
Mengapa Arab Saudi Tidak Merayakan Isra Mikraj? Ternyata Ini Sebabnya
Iran Sangkal Telah Menghukum...
Iran Sangkal Telah Menghukum Mati Penyanyi Tataloo karena Menghina Nabi Muhammad
Iran Menghukum Mati...
Iran Menghukum Mati Penyanyi Pop Tataloo karena Menghina Nabi Muhammad
Majalah Prancis Dulu...
Majalah Prancis Dulu Menghina Nabi Muhammad, Kini Gelar Kontes Kartun Mengejek Tuhan
Pertama Kalinya, Muhammad...
Pertama Kalinya, Muhammad Jadi Nama Terpopuler untuk Bayi Lelaki di Inggris Raya
Calon Kuat Presiden...
Calon Kuat Presiden Korsel Setelah Yoon Suk Yeol Digulingkan, Salah Satunya Pendukung Senjata Nuklir
Parah! Tarif Trump Bikin...
Parah! Tarif Trump Bikin Harta Orang-Orang Paling Tajir Dunia Susut Rp3.400 Triliun dalam 24 Jam
Rekomendasi
Tahun 2018 Calvin Verdonk...
Tahun 2018 Calvin Verdonk Jadi Fans, Tahun 2025 Pemain Gacoan Timnas Indonesia
Sinopsis Sinetron Preman...
Sinopsis Sinetron Preman Pensiun 9 Eps 35: Saatnya Perang Dimulai Kembali
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
Berita Terkini
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
23 menit yang lalu
Siapa Haitham bin Tariq?...
Siapa Haitham bin Tariq? Raja Oman yang Ubah Konstitusi demi Naikkan Jabatan Putranya
1 jam yang lalu
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
2 jam yang lalu
Siapa yang Jadi Pemenang...
Siapa yang Jadi Pemenang dalam Perang Dagang?
3 jam yang lalu
Siapa Sultan Hassanal...
Siapa Sultan Hassanal Bolkiah? Raja Brunei yang Punya Koleksi Ribuan Mobil
4 jam yang lalu
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
5 jam yang lalu
Infografis
Benarkah Kapal Nabi...
Benarkah Kapal Nabi Nuh Kayunya Berasal dari Indonesia?
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved