Heboh, India Ganti Nama Jadi Bharat

Rabu, 06 September 2023 - 00:34 WIB
loading...
A A A
Selama beberapa dekade, pemerintah India dari berbagai kalangan berupaya menghilangkan jejak era kolonial Inggris dengan mengganti nama jalan dan bahkan seluruh kota. Proses ini semakin intensif di bawah pemerintahan yang dipimpin oleh Modi, yang dalam pidato publiknya menekankan perlunya India untuk meninggalkan jejak “pola pikir kolonial”.

Pemerintahannya merenovasi kawasan parlemen di ibu kota, New Delhi, yang awalnya dirancang oleh Inggris, untuk menggantikan struktur era kolonial.

Bulan lalu, pemerintah India menguraikan rencana untuk melakukan perombakan besar-besaran terhadap hukum pidana negara itu sebelum kemerdekaan untuk menghapus referensi ke monarki Inggris dan apa yang digambarkan oleh Menteri Dalam Negeri, Amit Shah, sebagai “tanda-tanda lain dari perbudakan kita”.

Pemerintahan Modi juga telah menghapus nama-nama tempat Islam yang diberlakukan pada masa Kerajaan Mughal sebelum pemerintahan Inggris, sebuah langkah yang menurut para kritikus merupakan simbol dari keinginan untuk menegaskan supremasi agama mayoritas Hindu di India.

Baca Juga: Xi Jinping Tidak Hadiri KTT G20, Joe Biden Kecewa
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved