Heboh, India Ganti Nama Jadi Bharat

Rabu, 06 September 2023 - 00:34 WIB
loading...
Heboh, India Ganti Nama...
Heboh, India ganti nama jadi Bharat dalam undangan KTT G20. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW DELHI - India dihebohkan dengan spekulasi mengenai rumor rencana untuk mengganti nama Inggris negara tersebut. Itu terjadi setelah undangan negara ke KTT G20 menyebut India sebagai Bharat.

Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi telah berupaya menghilangkan simbol-simbol pemerintahan Inggris yang tersisa dari lanskap perkotaan, institusi politik, dan buku sejarah India. Namun, merubah nama India menjadi Bharat, akan menjadi langkah terbesar yang pernah dilakukan.

India akan menjadi tuan rumah KTT G20 akhir pekan ini, dan para pemimpin dunia telah menerima undangan jamuan makan malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh “presiden Bharat”.

Heboh, India Ganti Nama Jadi Bharat

Foto: Al Jazeera

Modi sendiri biasanya menyebut India sebagai Bharat, sebuah kata yang berasal dari kitab suci Hindu kuno yang ditulis dalam bahasa Sanskerta, dan merupakan salah satu dari dua nama resmi negara tersebut berdasarkan konstitusinya.

Anggota partai nasionalis Hindu yang berkuasa, partai Bharatiya Janata (BJP), sebelumnya berkampanye menentang penggunaan nama India, yang berakar pada zaman barat dan diterapkan pada masa penaklukan Inggris.

Baca Juga: Demi Sukseskan KTT G20, India Hancurkan Ribuan Rumah di Kawasan Kumuh
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved