Sudah Ada 2.056 Uji Coba Bom Nuklir sejak 1945, Ini 3 Fakta Terdahsyatnya

Rabu, 30 Agustus 2023 - 22:10 WIB
loading...
A A A
Lokasi uji coba nuklir lainnya termasuk di negara bagian Nevada, New Mexico, Colorado dan Mississippi.

Pengujian telah dilakukan di Australia, Tiongkok, India, Kazakhstan, Korea Utara, Rusia dan Pakistan serta di Polinesia Prancis, Kiritimati, Kepulauan Marshall, Pulau Prince Edward di Samudera Hindia dan di laut terbuka di Pasifik timur dan samudra Atlantik Selatan.

Pada tahun 1979, satelit Vela AS mendeteksi ledakan nuklir di atmosfer di Pulau Prince Edward di Samudera Hindia. Banyak yang percaya ini adalah uji coba nuklir gabungan yang tidak diumumkan dan dilakukan oleh Afrika Selatan dan Israel.

Baca Juga: Gertak NATO, Rusia Segera Uji Coba Nuklir

3. Dampak Radiasi Sangat Berbahaya

Sudah Ada 2.056 Uji Coba Bom Nuklir sejak 1945, Ini 3 Fakta Terdahsyatnya

Foto/Reuters

Uji coba nuklir mempunyai dampak langsung dan jangka panjang yang disebabkan oleh radiasi dan dampak radioaktif. Peningkatan angka kanker telah dikaitkan dengan uji coba nuklir, dan penelitian menunjukkan bahwa kanker tiroid terkait dengan radionuklida.

Setelah uji coba nuklir, sebagian besar daratan tetap mengandung radioaktif selama beberapa dekade.

Dampak kesehatan dari berbagai tingkat radiasi bervariasi mulai dari mual dan muntah hingga kematian dalam beberapa hari.

Inggris melakukan serangkaian uji coba nuklir di Samudra Pasifik Selatan antara November 1957 dan September 1958. Sebuah survei yang dilakukan pada tahun 1999 oleh Asosiasi Veteran Uji Nuklir Inggris menemukan bahwa dampak uji coba terhadap 2.500 veteran yang hadir menunjukkan kelainan tulang dan 30 persen laki-laki meninggal, sebagian besar berusia lima puluhan.

Paparan radiasi diukur dalam roentgen equivalen man (rem) – satuan pengukuran radiasi yang diterapkan pada manusia akibat paparan satu atau beberapa jenis radiasi pengion.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
Gus Baha Ingatkan Bahaya...
Gus Baha Ingatkan Bahaya Memiliki Khodam Jin, Singgung Kisah Nabi Sulaiman yang Diakali Setan
Tenny Tap Rayakan Pesona...
Tenny Tap Rayakan Pesona Wanita Indonesia Lewat Single Legit
Berita Terkini
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
Infografis
3 Fakta Hubungan Amerika...
3 Fakta Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Sudah Memburuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved