Misi di Balik BRICS Gaet Negara-negara Muslim Jadi Anggota Baru

Senin, 28 Agustus 2023 - 14:05 WIB
loading...
Misi di Balik BRICS...
BRICS menggaet enam anggota baru, yang beberapa di antaranya merupakan negara Muslim di Timur Tengah. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - BRICS, blok 5 negara (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan), resmi mengundang enam anggota baru. Keenam negara itu adalah Argentina, Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, dan Ethiopia.

Dari enam negara yang digaet itu, tiga di antaranya merupakan negara Muslim (Arab Saudi, Iran, dan UEA).

Di era munculnya multipolaritas, langkah BRICS menggaet negara-negara Muslim di Timur Tengah itu tidak mengejutkan karena mereka juga tidak terkecuali menjadi bagian dari perubahan tatanan dunia.

BRICS telah dipandang sebagai penyeimbang blok G-7 (Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat).

Ekspansi BRICS bertumpu pada keinginan kelompok tersebut untuk menyamakan kedudukan global yang mereka pandang telah dicurangi.

Baca Juga: Rusia: Negara-negara Barat Tak Diterima di BRICS

Blok tersebut akan segera mengundang lebih banyak anggota yang dipilih berdasarkan kepentingan geopolitik dan bukan ideologi mereka. Setidaknya itu pengakuan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva ketika BRICS mengumumkan enam anggota baru.

Saldo Melalui BRICS


UEA telah menerima tawaran BRICS. Para analis mengatakan Iran dan Mesir juga diperkirakan akan menerima undangan, kemungkinan besar didukung oleh kepentingan finansial.

Arab Saudi masih mempertimbangkan undangan tersebut, namun kemungkinan besar akan menyetujuinya, karena negara tersebut berupaya menyeimbangkan hubungannya dengan Amerika Serikat dan negara-negara berkembang seperti China, demikian prediksi para analis.

Menurut para analis, aliansi kuat Kerajaan Arab Saudi dengan AS telah melemah di beberapa bidang. Masuknya negara ini ke dalam BRICS akan menjadi sebuah perpecahan—namun masih jauh dari menghilangkan ikatan kedua negara.

“Riyadh pertama-tama akan mengukur reaksi Washington, dan mempertimbangkan tawaran apa pun dari delegasi yang akan dikirim [Presiden AS Joe] Biden ke Riyadh, sebelum melanjutkan dengan menerima undangan tersebut,” kata Sami Hamdi, direktur pelaksana International Interest, sebuah lembaga politik perusahaan risiko yang berfokus pada Timur Tengah, kepada Al Jazeera.

Namun, Arab Saudi, yang sudah menjadi pemimpin regional, juga memiliki dorongan ambisius untuk menjadi negara kelas berat secara global, sebuah ambisi yang sama pentingnya dengan hubungan yang lebih erat dengan China. Itu menurut Michelle Grise, peneliti kebijakan senior di RAND Corporation.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved