5 Masalah Utama yang Dipertaruhkan dalam Pemilu Zimbabwe

Senin, 21 Agustus 2023 - 09:23 WIB
loading...
A A A
“Tidak seperti tahun 2018, ketika [presiden] memiliki keuntungan sebagai pahlawan kudeta November 2017 dan perasaan umum memberinya kesempatan, kali ini dia telah menunjukkan bahwa… dia tidak memiliki rencana untuk membuat segalanya menjadi lebih baik seperti yang ditunjukkan. oleh kegagalannya untuk menulis manifesto,” kata Bekezela Gumbo, peneliti utama lembaga pemikir Institut Demokrasi Zimbabwe yang berbasis di Harare, kepada Al Jazeera.

Tapi Eldred Masunungure, direktur Mass Public Opinion Institute (MPOI) dan dosen tata kelola dan manajemen publik di Universitas Zimbabwe, tidak setuju.

“Perekonomian telah dalam keadaan koma [tetapi] … ZANU-PF [Persatuan Nasional Afrika Zimbabwe–Front Patriotik, partai Mnangagwa] memiliki pendukung yang akan menaatinya. Merupakan misteri mengapa warga Zimbabwe memilih ZANU-PF padahal partai tersebut adalah penyebab kesengsaraan mereka. Ini adalah teka-teki yang membutuhkan penyelidikan sendiri.”

Manifesto Chamisa telah menjanjikan “stabilitas ekonomi makro yang ditandai dengan inflasi satu digit dan nilai tukar yang stabil”, ekonomi USD100 miliar dan penciptaan 2,5 juta pekerjaan dalam lima tahun.

Baca Juga: Zimbabwe Tak Berdaya, China Sikat Semua Tambang Lithium

2. Stabilitas Kawasan

5 Masalah Utama yang Dipertaruhkan dalam Pemilu Zimbabwe

Foto/Reuters

Zimbabwe telah mengalami ketidakstabilan politik yang signifikan selama beberapa dekade terakhir, dengan kekerasan, korupsi, dan otoritarianisme menjadi tema yang berulang.

Perekonomian negara yang berkinerja buruk telah menyebabkan ribuan warga Zimbabwe membanjiri negara tetangga Afrika Selatan, Botswana, Zambia, dan Mozambik untuk mendapatkan peluang yang lebih baik. Diperkirakan dua juta warga Zimbabwe berada di Afrika Selatan, dan itu sebagian telah menyebabkan bentrokan antara pemukim dan penduduk setempat di saat meningkatnya xenofobia di sana.

Piers Pigou, konsultan senior International Crisis Group untuk Afrika Selatan, melihat status quo terus berlanjut.

“Memang, hal-hal dapat memburuk di bagian depan ini, dan terlepas dari sentimen anti-asing yang dipersenjatai di Afrika Selatan dan Botswana, kemungkinan lebih banyak orang Zimbabwe akan pergi ke selatan,” katanya kepada Al Jazeera. “Pilihan untuk warga Zimbabwe terbatas, dan lintasan ekonomi saat ini tidak mungkin untuk mengurangi keadaan seperti itu bagi mayoritas.”

“Ini tidak mungkin berdampak besar pada stabilitas, tetapi justru akan memicu ketegangan yang sudah ada sebelumnya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Siapa Yoweri Museveni?...
Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Israel Jadi Negara Pertama...
Israel Jadi Negara Pertama di Dunia yang Mengakui Somaliland
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Berita Terkini
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved