5 Tantangan Pemilu Parlemen di Pakistan, Salah Satunya Militer Tetap Berkuasa di Belakang Layar

Minggu, 13 Agustus 2023 - 17:28 WIB
loading...
5 Tantangan Pemilu Parlemen...
Pemilu parlemen di Pakistan diharapkan akan menyelesaikan krisis ekonomi dan politik. Foto/Reuters
A A A
ISLAMABAD - Pemerintah sementara Pakistan di bawah Perdana Menteri (PM) sementara Anwaar-ul-Haq Kakar akan mengawasi pemilihan umum setelah pembubaran majelis rendah parlemen.

Pemilu untuk diadakan dalam waktu 90 hari, pada bulan November, tetapi ketidakpastian membayangi tanggal tersebut karena negara tersebut bergulat dengan krisis konstitusional, politik dan ekonomi.

Kakar dan kabinetnya akan menjalankan pemerintahan sampai pemilihan nasional diadakan dan pemenangnya dapat mengamankan mayoritas parlemen dan memilih perdana menteri baru.

Berikut adalah 5 tantangan pemilu Pakistan dengan berbagai situasi dan bagaimana beberapa bulan ke depan diperkirakan akan terjadi.

1. Pemilu Bisa Ditunda

5 Tantangan Pemilu Parlemen di Pakistan, Salah Satunya Militer Tetap Berkuasa di Belakang Layar

Foto/Reuters

Pemerintah sementara Kakar harus mengadakan pemilu dalam waktu 90 hari. Namun, setelah pemerintahan yang keluar menyetujui sensus baru di hari-hari terakhirnya, batas pemilihan baru harus dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum.

Pelaksanaan menggambar batas-batas baru untuk ratusan daerah pemilihan federal dan provinsi di negara berpenduduk 241 juta orang mungkin memakan waktu enam bulan atau lebih.

Komisi Pemilihan harus mengumumkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan latihan, yang mungkin juga melibatkan litigasi oleh para kandidat atas formasi baru dari daerah pemilihan, dan, berdasarkan itu, memberikan tanggal pemilihan.

2. Tugas Pemerintahan Sementara Dipertanyakan

5 Tantangan Pemilu Parlemen di Pakistan, Salah Satunya Militer Tetap Berkuasa di Belakang Layar

Foto/Reuters

Pengurus biasanya terbatas untuk mengawasi pemilihan, tetapi pengaturan Kakar akan menjadi yang paling diberdayakan dalam sejarah Pakistan berkat undang-undang baru-baru ini yang memungkinkannya membuat keputusan kebijakan tentang masalah ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Detik-Detik Pesawat...
Detik-Detik Pesawat Ringan Tabrak Gedung 108 Lantai di China, Jendela Bolong Picu Kebakaran
Rekomendasi
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved