7 Negara dengan Bahasa Tersulit di Dunia, dari Mandarin hingga Korea

Rabu, 02 Agustus 2023 - 12:41 WIB
loading...
7 Negara dengan Bahasa...
Bahasa Mandarin, salah satu dari tujuh bahasa tersulit di dunia. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Negara dengan bahasa tersulit di dunia ini kebanyakan tidak memakai alfabet sebagai hurufnya, melainkan menggunakan huruf sendiri yang kebanyakan orang masih asing dalam penggunaan sehari-hari.

Mempelajari bahasa baru kerap membuat banyak orang kesulitan. Namun untuk bahasa tersulit ini, punya kasus berbeda karena selain harus menghafal dan memahami makna dan susunan kata, mereka juga perlu mempelajari huruf baru yang sebelumnya tak pernah digunakan.

Baca Juga: Polandia Ketakutan Diinvasi Wagner, Begini Respons AS

7 Negara dengan Bahasa Tersulit di Dunia


Sedikitnya ada tujuh negara dengan bahasa tersulit di dunia untuk dipelajari. Berikut ini ulasan lengkapnya.

1. Bahasa Mandarin


Menurut laman Hendry Harvin, bahasa Mandarin memiliki lebih dari 1,2 miliar penutur di dunia dan menjadi bahasa yang paling banyak digunakan. Hal ini tentu dipengaruhi oleh padatnya populasi China.

Bahasa Mandarin menjadi sulit terutama untuk orang yang terbiasa menggunakan alfabet atau latin dalam tulisannya disebabkan oleh ribuan karakter dan sistem penulisannya. Terlebih, untuk mencari kata-kata dalam bahasa Mandarin di kamus harus memiliki keterampilan tersendiri.

2. Bahasa Arab


Umumnya untuk orang-orang Timur Tengah dan umat Muslim seluruh dunia tidak asing dengan bahasa ini, karena digunakan dalam kitab suci Al-Qur’an.

Menurut Foreign Services Institute, untuk mempelajari bahasa yang punya 300 juta penutur di seluruh dunia ini diperlukan waktu hingga dua tahun. Bahasa Arab menjadi sulit karena banyaknya dialek dan kosakata. Bahkan untuk unta saja terdapat sekitar 200 sinonim.

Hal tersebut semakin dipersulit dengan gaya penulisan dari kanan ke kiri yang tidak umum untuk kebanyakan orang.

3. Bahasa Jepang


Bahasa yang diucapkan oleh lebih dari 125 juta orang ini adalah satu-satunya bahasa resmi di Negeri Sakura. Selain itu, bahasa ini juga terisolasi, yang berarti tidak berhubungan dengan bahasa lain di dunia.

Bahasa Jepang dianggap sulit karena struktur kalimatnya, ribuan huruf kanji, dan lusinan dialek. Selain itu, di Jepang, penggunaan bahasa sangat diperhatikan kepada siapa mereka berbicara, sehingga ada muncul bahasa untuk penggunaan formal dan penggunaan biasa.

4. Bahasa Polandia


Meskipun menggunakan aksara latin, Bahasa Polandia yang punya sekitar 50 juta penutur dikenal sebagai bahasa yang membingungkan dan sulit dipelajari.

Karena dalam bahasa ini terdapat beberapa huruf tambahan dan sangat bergantung dengan konsonan, sehingga akan sulit dalam hal penuturan. Dibutuhkan sekitar satu bulan lebih bagi orang Inggris untuk mempelajari Bahasa Polandia.

5. Bahasa Rusia


Bahasa Rusia merupakan salah satu bahasa Eropa yang paling populer dengan lebih dari 150 penutur. Sulitnya mempelajari bahasa ini disebabkan oleh aturan tata bahasa yang berbeda pada umumnya, bahkan seperti penulisan novel yang kaya akan diksi.

Selain itu, sangat mudah juga untuk membuat kesalahan dalam pengucapan dan ejaan ketika mempelajari bahasa ini.

6. Bahasa Turki


Bahasa Turki ini mirip dengan bahasa Finlandia dan Hungaria, yakni termasuk dalam rumpun bahasa Ural-Altai. Bahasa resmi negara Turki yang memiliki 75 juta penutur ini ini juga dianggap sulit meski menggunakan aksara latin.

Selain aspek penulisan yang kerap menggunakan beberapa huruf asing, bahasa ini juga mempunyai tata bahasa yang pengucapan yang membingungkan.

7. Bahasa Korea


Terakhir, ada bahasa Korea yang memiliki 75 juta orang penutur di seluruh dunia. Meskipun para pecinta K-pop dan K-drama kerap mempelajari bahasa Korea, itu bukanlah hal yang mudah dilakukan.

Alasannya, karena membutuhkan dedikasi dan latihan terus-menerus untuk menghafal 24 huruf dan pengucapannya yang benar. Ada pula sejumlah pengucapan yang rumit dan sebuah tekanan memiliki maknanya sendiri.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Momen Horor Mahasiswi...
Momen Horor Mahasiswi Tewas Main Rope Jump, Tali Belum Terpasang Terjun 40 Meter
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved