Dukung AS, Australia Tolak Klaim China atas Laut China Selatan

Sabtu, 25 Juli 2020 - 13:42 WIB
loading...
Dukung AS, Australia...
Seorang pelaut China siaga di dekat kapal perangnya di Laut China Selatan. Foto/REUTERS/Akhtar Soomro
A A A
CANBERRA - Australia memilih mendukung Amerika Serikat (AS) dengan menolak klaim teritorial China di Laut China Selatan . Canberra menyebut klaim Beijing tersebut ilegal.

Dalam sepucuk surat kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), misi permanen Australia menolak klaim Partai Komunis China atas pulau-pulau sengketa di kawasan perairan yang menjadi jalur perdagangan dunia. Klaim itu, menurut Canberra, tidak konsisten dengan hukum internasional.

"Pemerintah Australia menolak segala klaim oleh China yang tidak sesuai dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982, khususnya klaim maritim yang tidak mematuhi aturan tentang garis dasar, zona maritim dan klasifikasi fitur," bunyi surat tersebut, yang dilansir ABC.net.au, Sabtu (25/7/2020). (Baca: AS: Klaim China atas Laut China Selatan Melanggar Hukum! )

"Tidak ada dasar hukum bagi China untuk menggambar garis pangkal lurus yang menghubungkan titik-titik terluar fitur kelautan atau 'kelompok pulau' di Laut China Selatan , termasuk di sekitar kepulauan 'Four Sha' atau 'benua' atau 'kepulauan terpencil'," lanjut surat Austalia.

"Australia menolak segala klaim atas perairan internal, laut teritorial, zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen berdasarkan garis pangkal yang lurus."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved