Minta Hamas Tidak Buat Drama, Israel Tunda Pembebasan 620 Tahanan Palestina

Minggu, 23 Februari 2025 - 14:21 WIB
loading...
Minta Hamas Tidak Buat...
Israel tunda pembebasan ratusan tahanan Palestina. Foto/X/QudsNen
A A A
GAZA - Israel menunda pembebasan 620 tahanan tahanan Palestina dengan imbalan pembebasan sandera Israel "hingga pemberitahuan lebih lanjut."

Itu diungkapkan Masyarakat Tahanan Palestina pada Minggu pagi.

Kantor Perdana Menteri Israel mengonfirmasi penundaan tersebut, menuntut jaminan bahwa pembebasan sandera di masa mendatang akan dilakukan tanpa "upacara yang memalukan."

Hamas membebaskan enam sandera Israel dari Gaza pada hari Sabtu dalam dua upacara publik dan satu pemindahan pribadi, pemulangan terakhir sandera hidup dalam fase pertama kesepakatan gencatan senjata yang dimulai bulan lalu. Pembebasan berikutnya, dari sisa-sisa empat sandera lainnya, diharapkan pada hari Kamis.

Sebagai imbalan atas pembebasan hari Sabtu, Israel diharapkan membebaskan 620 tahanan dan tahanan Palestina, termasuk 23 anak-anak dan seorang wanita. Namun pejabat Israel menunda pembebasan itu, dengan alasan tinjauan keamanan lebih lanjut.

Kantor media Hamas sebelumnya menuduh Israel melanggar gencatan senjata dengan penundaan itu, menimbulkan ketidakpastian atas kesepakatan gencatan senjata yang genting itu.

Penundaan tersebut, yang diumumkan pada Minggu dini hari waktu setempat, merupakan respons terhadap "pelanggaran berulang" Hamas terhadap kesepakatan tersebut, menurut Kantor Perdana Menteri, termasuk menggunakan sandera dalam video dan tayangan publik yang "merendahkan martabat mereka."

Melansir CNN, Hamas telah merilis video propaganda yang telah diedit secara besar-besaran yang memperlihatkan dua tawanan Israel yang belum dibebaskan menonton upacara pembebasan sandera pada hari Sabtu dari sebuah kendaraan.

Para sandera yang terlihat dalam video tersebut - yang diidentifikasi oleh Forum Sandera dan Keluarga Hilang sebagai Evyatar David dan Guy Gilboa Dalal - memohon kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengamankan kebebasan mereka.

Kedua pria tersebut kemungkinan berbicara di bawah tekanan. Keluarga kedua pria tersebut mengizinkan penggunaan media atas "video Hamas yang memuakkan," menurut forum tersebut. Hamas dan sekutunya terus menyandera 63 warga Israel di Gaza. Setidaknya 32 orang di antaranya diyakini telah tewas, menurut pemerintah Israel – salah satunya, prajurit Hadar Goldin, telah ditahan sejak 2014.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Kronologi Temon Meninggal...
Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved