Gedung Putih: Kesepakatan Perdamaian Ukraina dan Rusia Akan Terwujud dalam Beberapa Hari

Minggu, 23 Februari 2025 - 16:16 WIB
loading...
Gedung Putih: Kesepakatan...
Kesepakatan perdamaian Ukraina dan Rusia akan terwujud dalam beberapa hari. Foto/X
A A A
MOSKOW - Presiden AS Donald Trump optimis bahwa perjanjian damai untuk mengakhiri konflik Ukraina dapat dicapai dalam beberapa hari. Itu diungkapkan Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt.

Berbicara kepada wartawan pada Sabtu, Leavitt menekankan bahwa pemerintahan Trump tetap berkomitmen untuk segera mengakhiri konflik, yang akan memasuki tahun keempatnya.

Presiden dan timnya sangat fokus pada negosiasi yang berkelanjutan dengan kedua belah pihak dalam perang ini untuk mengakhiri konflik, dan presiden sangat yakin [bahwa] kita dapat menyelesaikannya minggu ini," kata Leavitt, tanpa memberikan rincian lebih lanjut, dilansir RT.

Menurut Leavitt, Trump "sangat yakin bahwa Rusia bersedia membuat kesepakatan, dan dia berjuang untuk membuat kesepakatan." Ia menambahkan bahwa Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz "akan bekerja sepanjang akhir pekan untuk mendapatkan kesepakatan dan mengakhiri konflik ini di Ukraina."

BacaJuga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan

Trump ingin AS "mendapatkan kembali" uang yang dihabiskan untuk Ukraina Baca selengkapnya Trump ingin AS "mendapatkan kembali" uang yang dihabiskan untuk Ukraina Ketika ditanya apakah pertemuan puncak potensial antara Trump dan mitranya dari Rusia Vladimir Putin dapat berlangsung di Arab Saudi atau lokasi lain, Leavitt menolak memberikan rincian. "Saya tidak punya perincian atau bacaan apa pun saat ini," katanya.

Leavitt juga mencatat bahwa Menteri Keuangan Scott Bessent melanjutkan pembicaraan tentang kesepakatan potensial yang memberikan akses AS ke sumber daya mineral penting Ukraina. "Ini akan mendapatkan kembali dolar pajak Amerika, dan ini juga akan menjadi kemitraan ekonomi yang hebat antara Amerika Serikat dan juga bagi rakyat Ukraina, saat mereka membangun kembali negara mereka setelah perang brutal ini."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Israel Larang Wartawan...
Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit
Rekomendasi
Disomasi Tessa Kaunang,...
Disomasi Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Bantah Cemarkan Nama Baik
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved