Erdogan Kalah dalam Survei tapi Menang Pilpres Turki, Ini Penjelasannya

Selasa, 30 Mei 2023 - 09:44 WIB
loading...
Erdogan Kalah dalam...
Presiden Recep Tayyip Erdogan kembali menang pilpres Turki, yang membuatnya berkuasa lagi untuk periode ketiga. Padahal dia diprediksi kalah oleh lembaga-lembaga survei. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Presiden Recep Tayyip Erdogan telah memenangkan putaran kedua pemilihan presiden (pilpres) Turki, yang membuatnya berkuasa lagi untuk periode ketiga. Ini mengejutkan karena dia diprediksi kalah oleh berbagai lembaga survei.

Dalam pemungutan suara yang digelar hari Minggu, Erdogan dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) menang dengan meraih 52,14 persen suara.

Sedangkan rivalnya, Kemal Kilicdaroglu dari Partai Rakyat Republik (CHP) meraih 47,86 persen suara. Selisih perolehan suara keduanya mencapai sekitar 2 juta.

Baca Juga: Erdogan Menang Pilpres Turki, Berkuasa Lagi untuk Periode 3


Lembaga Survei Gagal?


Beberapa pekan menjelang pemungutan suara putaran kedua pilpres Turki, beberapa lembaga survei memprediksi Erdogan dikalahkan Kemal Kilicdaroglu.

Contoh, sebuah survei dari lembaga Konda memprediksi dukungan untuk Erdoğan 43,7% dan Kılıçdaroğlu 49,3%. Survei ini dilakukan 6-7 Mei.

Konda, yang secara terbuka merilis hanya satu jajak pendapat menjelang pemungutan suara, melakukan wawancara tatap muka dengan 3.480 orang di 35 pusat provinsi. Survei tersebut diklaim memiliki margin error +/- 2,2% pada tingkat kepercayaan 99%.

Sebuah survei menjelang pemungutan suara awal dari lembaga Metropoll juga menunjukkan pemungutan suara akan berlanjut ke putaran kedua, dengan Kılıçdaroğlu mendapatkan 49,1% dan Erdoğan 46,9%. Dalam putaran kedua, menurut lembaga itu, Kılıçdaroğlu menang dengan 51,3%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
Ini Alasan Ilmuwan Larang...
Ini Alasan Ilmuwan Larang Rebus Kepiting dalam Keadaan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved