Taliban Perpanjang Larangan Bekerja Staf Wanita PBB di Afghanistan

Rabu, 05 April 2023 - 09:30 WIB
loading...
Taliban Perpanjang Larangan...
Taliban Perpanjang Larangan Bekerja Staf Wanita PBB di Afghanistan. FOTO/Reuters
A A A
KABUL - Taliban telah memperpanjang larangan bekerja kaum wanita untuk LSM ke misi PBB di seluruh negeri. PBB menegaskan, larangan seperti itu tidak dapat diterima.

Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) mengatakan pada hari sebelumnya bahwa karyawan wanita PBB telah diblokir dari pekerjaan di provinsi Nangarhar timur.

Baca juga: Stasiun Radio Ini Ditutup Taliban karena Memutar Musik di Bulan Ramadan

“UNAMA menerima perintah dari otoritas de facto yang melarang anggota staf perempuan PBB untuk bekerja,” kata juru bicara sekretaris jenderal, Stephane Dujarric, kepada wartawan, seperti dikutip dari AFP.

Ia menambahkan, bahwa PBB telah mendengar dari berbagai saluran bahwa ini berlaku untuk seluruh negara. Dujarric mengatakan belum ada perintah tertulis yang diterima, tetapi PBB akan mengadakan pertemuan dengan Taliban pada hari Rabu di Kabul untuk "mencari kejelasan."

“Ini adalah tren terkini yang melemahkan kemampuan organisasi bantuan untuk menjangkau mereka yang paling membutuhkan,” tambah Dujarric.

“Anggota staf wanita sangat penting bagi PBB untuk memberikan bantuan yang menyelamatkan nyawa,” katanya. Ia mencatat bahwa PBB sedang bekerja untuk menjangkau 23 juta orang dengan bantuan kemanusiaan di negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Israel Larang Wartawan...
Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit
Rekomendasi
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Berita Terkini
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Infografis
PBB Singkirkan Bendera...
PBB Singkirkan Bendera Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved