Biaya Rekonstruksi Ukraina Terungkap, Capai Rp6.210 Triliun

Kamis, 23 Maret 2023 - 22:01 WIB
loading...
Biaya Rekonstruksi Ukraina...
Tim penyelamat mencari mayat di bawah puing-puing bangunan yang dihancurkan oleh penembakan Rusia, di Borodyanka, Kiev, Ukraina, 11 April 2022. Foto/REUTERS/Zohra Bensemra
A A A
KIEV - Estimasi biaya rekonstruksi dan tagihan pemulihan Ukraina meningkat menjadi USD411 miliar (Rp6.210 triliun).

Jumlah itu menurut penilaian baru yang dilakukan pemerintah Ukraina, Bank Dunia, Komisi Eropa, dan PBB.

Menurut evaluasi, Kiev akan membutuhkan USD14 miliar tahun ini saja untuk investasi rekonstruksi yang paling penting dan diprioritaskan.

Perkiraan biaya berarti pemerintah Kiev akan membutuhkan USD11 miliar dalam pembiayaan eksternal di atas jumlah yang telah dialokasikan untuk tugas-tugas ini dalam anggaran tahunan, menurut penilaian tersebut.

“Infrastruktur energi, perumahan, infrastruktur kritis, ekonomi, dan penghapusan ranjau kemanusiaan adalah lima prioritas kami untuk tahun ini,” ungkap pernyataan Perdana Menteri Ukraina Denis Shmigal.

Baca juga: Medvedev: Jika Jerman Putuskan Tangkap Putin, Itu Deklarasi Perang pada Rusia

Evaluasi baru mewakili peningkatan USD60 miliar dari penilaian sebelumnya yang dirilis grup itu September lalu.

Saat itu, perkiraan biaya pemulihan dan perbaikan mencapai USD349 miliar. Angka-angka tersebut tampaknya menunjukkan sebagian besar kerusakan negara terjadi selama enam bulan pertama konflik yang sedang berlangsung dengan Rusia, yang dimulai pada akhir Februari 2022.

Angka tersebut “harus dianggap minimum karena kebutuhan akan terus meningkat selama perang berlanjut,” catat laporan tersebut.

Baca juga: Medvedev: Tank T-90M Rusia Terbaik di Dunia, Ungguli Leopard, Challenger, dan Abrams

Menurut Wakil Presiden Bank Dunia untuk Eropa dan Asia Tengah Anna Bjerde, rekonstruksi Ukraina akan “memakan waktu beberapa tahun”, dengan pejabat tersebut tidak memberikan perkiraan kapan sebenarnya akan dimulai.

Bjerde juga mengatakan, “Investasi publik di Ukraina harus dilengkapi dengan investasi swasta yang signifikan untuk meningkatkan pembiayaan yang tersedia untuk rekonstruksi.”

Belum jelas siapa sebenarnya yang diharapkan membayar tagihan itu.

Menurut Shmigal, “Jumlah kerusakan dan kebutuhan pemulihan saat ini tidak termasuk data hilangnya infrastruktur, perumahan, dan bisnis di wilayah pendudukan.”

PM rupanya merujuk pada bekas wilayah Ukraina yang dimasukkan ke Rusia tahun lalu setelah referendum yakni Wilayah Kherson dan Zaporozhye bersama Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk serta Crimea.

Crimea memisahkan diri dari Ukraina dan bersatu kembali dengan Rusia pada tahun 2014 setelah kudeta Maidan di Kiev.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved