Salahkan Barat, Putri Putin Bela Ayahnya dalam Perang Ukraina

Sabtu, 21 Mei 2022 - 11:11 WIB
Baca juga: Ukraina Perintahkan Tentaranya di Mariupol Menyerah, Rusia Menang

Sementara Kolezev mengatakan dia tidak memiliki konfirmasi 100 persen bahwa pengguna akun Telegram itu adalah putri Putin, namun sumber di grup obrolan mengatakan kepadanya bahwa itu memang putri presiden Rusia.

Dalam pesan online, akun "Maria V" menulis; "Barat selalu melakukan segala kemungkinan untuk memastikan Rusia gagal sebagai sebuah negara dan akan terus melakukannya."

Kolezev, seperti dikutip The Mirror, Sabtu (21/5/2022), mengatakan Vorontsova secara umum tampaknya mendukung narasi Kremlin bahwa Rusia bukanlah agresor, tetapi korban, dan dipaksa untuk membela diri.

Vorontsova juga mengkritik seorang anggota obrolan Telegram karena menggunakan kata "aneksasi" untuk menggambarkan pendudukan Rusia di Crimea pada tahun 2014, bersikeras bahwa istilah itu mengabaikan kehendak rakyat Crimea.

Dia juga mengulangi klaim militer Rusia tentang dugaan laboratorium bioweapon AS di wilayah Ukraina dan mengeklaim bahwa CIA mengendalikan media massa Rusia dan oposisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!