Bantah Langgar Wilayah, Rusia Balik Tuding AS Tingkatkan Ketegangan di Eropa

Selasa, 01 September 2020 - 19:38 WIB
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia menjelaskan bahwa Su-27, bergegas untuk mengidentifikasi pembom strategis Angkatan Udara AS, terbang di atas perairan netral Laut Baltik, tanpa melanggar perbatasan Denmark. Komentar itu muncul sebagai tanggapan atas tuduhan NATO bahwa pesawat tempur Rusia itu mengikuti B-52 hingga memasuki wilayah udara Denmark di atas pulau itu, melakukan pelanggaran signifikan terhadap wilayah udara anggota NATO.(Baca: Jet Tempur Rusia Cegat Pembom B-52 AS dalam Jarak 30 Meter, Pentagon Marah )

"Kementerian Pertahanan membantah pernyataan Aliansi Atlantik Utara tentang pelanggaran perbatasan negara Denmark oleh pesawat tempur Su-27 Rusia," kata seorang pejabat.

Ia menambahkan bahwa penerbangan tersebut dilakukan sesuai dengan peraturan yang ketat di wilayah udara internasional.

"Pada hari Senin, kontrol wilayah udara Rusia atas perairan netral Laut Baltik mendeteksi tiga target udara yang mendekati perbatasan Rusia," kata kementerian tersebut, seperti yang dikutip oleh kantor berita TASS.

"Untuk mengidentifikasi mereka, tiga Su-27 dari pasukan pertahanan udara Armada Baltik diterbangkan. Awak pesawat tempur Rusia mengidentifikasi target udara sebagai pembom strategis B-52H Angkatan Udara AS. Pesawat tempur Rusia kembali ke pangkalan mereka setelah pesawat Amerika meninggalkan perbatasan negara Rusia," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.(Baca: Unjuk Kekuatan, Enam Bomber B-52 AS Akan Terbang di Langit 30 Negara NATO )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!