Perang Berkobar di Perbatasan Myanmar dan Thailand, Ada Apa Gerangan?

Sabtu, 20 April 2024 - 20:37 WIB
Penyiar Thailand NBT dalam sebuah postingan di platform media sosial X mengatakan pasukan perlawanan menggunakan senapan mesin 40 milimeter dan menjatuhkan 20 bom dari drone untuk menargetkan sekitar 200 tentara junta yang telah mundur dari serangan pemberontak terkoordinasi di Myawaddy dan pos militer sejak 5 April.

Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut dan juru bicara junta Myanmar tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar.

Baca Juga: Serangan Udara Israel ke Rafah, Tewaskan 9 Orang, Termasuk 6 Anak-anak

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin mengatakan dia memantau dengan cermat kerusuhan tersebut dan negaranya siap memberikan bantuan kemanusiaan jika diperlukan.

“Saya tidak ingin melihat bentrokan seperti itu berdampak pada integritas wilayah Thailand dan kami siap melindungi perbatasan kami dan keselamatan rakyat kami,” katanya di X. Ia tidak menyebut soal pengungsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!