Serangan Udara Israel ke Rafah, Tewaskan 9 Orang, Termasuk 6 Anak-anak

Sabtu, 20 April 2024 - 18:08 WIB
loading...
Serangan Udara Israel...
Israel mengintensifkan serangan udara ke Rafah yang berdekatan dengan Mesir. Foto/AP
A A A
GAZA - Serangan udara Israel terhadap sebuah rumah di kota paling selatan Gaza menewaskan sedikitnya sembilan orang, enam di antaranya anak-anak. Serangan tersebut terjadi ketika Israel melancarkan serangannya selama hampir tujuh bulan di wilayah Palestina yang terkepung.

Perang Israel melawan kelompok Islam Hamas telah menyebabkan peningkatan ketegangan yang dramatis di Timur Tengah yang sudah bergejolak.

Melansir AP, serangan pada Jumat malam menghantam sebuah bangunan perumahan di lingkungan Tel Sultan barat di kota Rafah, menurut pertahanan sipil Gaza. Jenazah keenam anak tersebut, dua perempuan dan satu laki-laki dibawa ke rumah sakit Abu Yousef al-Najjar di Rafah.

Di rumah sakit, para kerabat menangis dan memeluk jenazah anak-anak yang terbungkus kain kafan putih itu, sementara orang lain menghibur mereka.

Korban tewas termasuk Abdel-Fattah Sobhi Radwan, istrinya Najlaa Ahmed Aweidah dan ketiga anak mereka, kata saudara iparnya Ahmed Barhoum. Barhoum juga kehilangan istrinya, Rawan Radwan, dan putri mereka yang berusia 5 tahun, Alaa.

“Ini adalah dunia yang tidak memiliki nilai-nilai kemanusiaan dan moral,” kata Barhoum kepada The Associated Press Sabtu pagi, sambil menangis sambil menggendong dan dengan lembut menggendong tubuh Alaa dalam pelukannya. “Mereka mengebom sebuah rumah yang penuh dengan pengungsi, perempuan dan anak-anak. Tidak ada yang mati syahid kecuali perempuan dan anak-anak.”

Rafah, yang terletak di perbatasan dengan Mesir, saat ini menampung lebih dari separuh total populasi Gaza yang berjumlah sekitar 2,3 juta orang, sebagian besar dari mereka terpaksa mengungsi akibat pertempuran di wilayah utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Langgar Gencatan Senjata,...
Langgar Gencatan Senjata, Israel Gelar Serangan Udara di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved