Selandia Baru Tangguhkan Perjanjian Ekstradisi dengan Hong Kong
Selasa, 28 Juli 2020 - 20:01 WIB
Peters, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (28/7/2020), juga menjabarkan perubahan lain dalam hubungan antara Selandia Baru dan Hong Kong.
“Pertama, kami mengubah cara kami memperlakukan ekspor barang sensitif ke Hong Kong. Mulai sekarang, kami akan memperlakukan ekspor barang dan teknologi yang digunakan dua kali lipat dan teknologi ke Hong Kong dengan cara yang sama seperti kami memperlakukan ekspor tersebut ke China," ungkapnya.
"Kedua, kami telah memperbarui saran perjalanan kami untuk mengingatkan warga Selandia Baru akan risiko yang disajikan oleh Hukum Keamanan Nasional," sambung Peters.
( Baca juga: Tinggalkan Eropa, Mitsubishi Kini Fokus Pasar Mobil Asia Tenggara )
Peters mengatakan bahwa tinjauan pengaturan kerja sama dengan Hong Kong akan terus berlanjut. Ini, jelasnya, karena Selandia Baru akan terus memantau situasi di Hong Kong ketika hukum diterapkan.
“Pertama, kami mengubah cara kami memperlakukan ekspor barang sensitif ke Hong Kong. Mulai sekarang, kami akan memperlakukan ekspor barang dan teknologi yang digunakan dua kali lipat dan teknologi ke Hong Kong dengan cara yang sama seperti kami memperlakukan ekspor tersebut ke China," ungkapnya.
"Kedua, kami telah memperbarui saran perjalanan kami untuk mengingatkan warga Selandia Baru akan risiko yang disajikan oleh Hukum Keamanan Nasional," sambung Peters.
( Baca juga: Tinggalkan Eropa, Mitsubishi Kini Fokus Pasar Mobil Asia Tenggara )
Peters mengatakan bahwa tinjauan pengaturan kerja sama dengan Hong Kong akan terus berlanjut. Ini, jelasnya, karena Selandia Baru akan terus memantau situasi di Hong Kong ketika hukum diterapkan.
(esn)
Lihat Juga :