Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi

Senin, 09 Februari 2026 - 12:16 WIB
loading...
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant, yang membantai 51 Muslim dalam penembakan massal di dua masjid Selandia Baru, mengajukan banding. Foto/ABC News
A A A
WELLINGTON - Brenton Tarrant, teroris asal Australia yang membantai 51 jemaah Muslim dalam penembakan massal di dua masjid Selandia Baru pada 2019, mengajukan banding pada hari Senin (9/2/2026). Banding diajukan untuk membatalkan vonis penjara seumur hidup, yang menurutnya merupakan hukuman tidak manusiawi.

Tarrant, seorang supremasi kulit putih yang pernah menjadi instruktur kebugaran, mengakui melakukan penembakan massal paling mematikan di Selandia Baru—tindakan yang membuatnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada Agustus 2020.

Baca Juga: Teroris Christchurch Divonis Penjara Seumur Hidup Tanpa Pembebasan Bersyarat

Kini, pria yang dinyatakan sebagai teroris oleh otoritas Selandia Baru itu berpendapat bahwa kondisi penahanan yang "menyiksa dan tidak manusiawi" selama persidangannya membuatnya tidak mampu membuat keputusan rasional ketika dia mengaku bersalah.

Jika Pengadilan Banding di Wellington menguatkan vonisnya, pengadilan akan mengadakan sidang terpisah di akhir tahun untuk mempertimbangkan banding terhadap hukumannya.

Hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat yang dijatuhkan kepadanya adalah yang terberat dalam sejarah Selandia Baru.

Tarrant mengajukan bandingnya di luar batas waktu, sehingga memerlukan izin pengadilan agar bandingnya dapat diproses.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Gedung Putih Lockdown...
Gedung Putih Lockdown akibat Penembakan, 2 Orang Ditembak, Trump Selamat
Gedung Putih Lockdown...
Gedung Putih Lockdown karena Puluhan Tembakan, Presiden Trump Ada di Dalam
BREAKING NEWS: Diguncang...
BREAKING NEWS: Diguncang 20 hingga 30 Tembakan, Gedung Putih Lockdown
Siapa Amin Abdullah?...
Siapa Amin Abdullah? Satpam yang Dianggap sebagai Pahlawan dalam Penembakan Masjid di San Diego
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved