Macron Sebut Perusuh Prancis Keracunan Video Game

Sabtu, 01 Juli 2023 - 07:21 WIB
"Kadang-kadang kami merasa bahwa beberapa dari mereka hidup di jalanan dengan video game yang telah memabukkan mereka," kata Macron terkait para perusuh yang masih berusia muda seperti dikutip dari Evening Standard, Sabtu (1/7/2023).

Aksi protes dengan kekerasan menyebar ke seluruh Prancis setelah seorang remaja berusia 17 tahun, yang dalam laporan disebut sebagai Nahel M, ditembak oleh polisi saat dihentikan di Nanterre, pinggiran Paris pada Selasa lalu.

Warga Prancis turun ke jalan selama tiga malam berturut-turut untuk memprotes aksi penembakan itu. Mereka membakar mobil dan melempar batu serta kembang api.

Baca Juga: Polisi Prancis yang Tembak Mati Remaja Minta Maaf kepada keluarga

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, mengatakan bahwa 45.000 petugas polisi tambahan, termasuk polisi paramiliter, akan dikerahkan di seluruh Prancis pada Jumat waktu setempat. Jumlah ini lebih banyak 5.000 dari malam sebelumnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!