Dikepung Polisi Dua Hari, Demonstran Hong Kong Cari Rute Pelarian

Rabu, 20 November 2019 - 00:44 WIB
Dikepung Polisi Dua...
Dikepung Polisi Dua Hari, Demonstran Hong Kong Cari Rute Pelarian
A A A
HONG KONG - Demonstran yang berlindung di dalam kampus universitas Hong Kong mencari rute pelarian setelah lebih dari dua hari bentrok dengan kepolisian. Berbagai aksi dramatis dilakukan para demonstran menggunakan tali dan sepeda motor untuk menyelamatkan diri.

Lebih dari 1.000 orang demonstran ditahan hanya dalam 24 jam. Sebanyak 100 demonstran terjebak di Universitas Politeknik sehari setelah para mahasiswa mencoba beberapa kali untuk melarikan diri. Mereka yang sudah kelelahan dan ketakutan pun dipukuli oleh aparat kepolisian yang terus menembakkan peluru karet, meriam air dan gas air mata.

"Sebanyak 235 orang dibawa ke ruma hsakit pada Selasa (19/11)," ungkap pernyataan Otoritas Rumah Sakit Hong Kong, dilansir Reuters.

Beberapa demonstran mengaku kelelahan karena terus dikepung personil kepolisian. "Saya hanya ingin pergi. Saya merasa sangat lelah. Saya tidak melemparkan molotov. Saya di sini untuk mendukung protes," ungkap Thomas, 20, mahasiswa dari universitas lain yang berada di kampus Politeknik sejak pengepungan terjadi.

Dia kemudian berjalan pelan, dengan sekitar 10 orang lainnya, menuju polisi yang menggeledah dan menahan dia. Dia menulis nomor pengacara di tangan kanannya.

Pada dini hari, beberapa orang mencoba lari melalui gerbang utama. Sebagian besar terpaksa berlari kembali ke dalam kampus saat polisi meneriaki mereka dan menyorotkan senter ke arah para demonstran.

Kepolisian telah menahan sekitar 1.100 orang dalam 24 jam terakhir dengan berbagai dakwaan termasuk kerusuha ndan memiliki senjata. Sejak unjuk rasa Juni lalu, lebih dari 5.000 orang telah ditahan.

Pemimpin Hong Kong Carrie Lam berharap pengepungan itu dapat selesai dan dia minta polisi menangani para demonstran dengan manusiawi.
(sfn)
Berita Terkait
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Gedung Parlemen Hong...
Gedung Parlemen Hong Kong Dijaga Ratusan Polisi Jelang Protes
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
1 jam yang lalu
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
4 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
5 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
6 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
7 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
8 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved