Intimidasi Inspektur IAEA, Pompeo Sebut Iran Keterlaluan

Sabtu, 09 November 2019 - 13:47 WIB
Intimidasi Inspektur...
Intimidasi Inspektur IAEA, Pompeo Sebut Iran Keterlaluan
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengecam perlakuan Teheran terhadap seorang inspektur badan pengawas nuklir PBB, IAEA. Ia menyebutnya sebagai tindakan intimidasi yang keterlaluan dan tidak beralasan.

Diplomat top AS itu mengatakan Iran telah "menahan" inspektur IAEA. IAEA mengatakan secara singkat mengatakan inspektur itu dicegah meninggalkan Iran.

"AS sepenuhnya mendukung kegiatan pemantauan dan verifikasi IAEA di Iran, dan kami khawatir akan kurangnya kerja sama yang memadai di Iran," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan.

“Pengawas IAEA harus diizinkan untuk melakukan pekerjaan kritis mereka tanpa hambatan. Kami menyerukan Iran untuk segera menyelesaikan semua masalah terbuka dengan IAEA dan untuk memberikan hak dan kekebalan kepada lembaga pemeriksa yang menjadi hak mereka," imbuhnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (9/11/2019).

Iran pada Kamis lalu mengatakan telah membatalkan akreditasi inspektur IAEA setelah dia memicu alarm pekan lalu di pintu masuk ke pabrik pengayaan uranium Natanz.

Alarm selama pemeriksaan di pintu masuk ke pabrik di Iran tengah telah menimbulkan kekhawatiran bahwa dia bisa saja membawa "produk yang dicurigai", Organisasi Energi Atom Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diposting online.

Akibatnya, ia ditolak masuk, tanpa menyebutkan apakah ada atau tidak sesuatu yang dicurigai ditemukan dalam pemeriksaan sang inspektur. (Baca: Punya Bahan Mencurigakan Alasan Iran Tahan Inspektur IAEA )

Duta Besar Iran untuk IAEA Kazem Gharib Abadi mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan badan khusus di Wina bahwa setelah menyalakan alarm pada 28 Oktober, wanita itu "menyelinap" ke kamar mandi sambil menunggu pemeriksaan yang lebih teliti dengan detektor yang dapat menemukan berbagai bahan peledak.

Setelah dia kembali, alarm tidak berbunyi lagi, tetapi pihak berwenang menemukan kontaminasi di kamar mandi dan kemudian pada tas tangannya yang kosong selama penggeledahan di rumahnya.

Iran mengatakan para pejabat IAEA hadir pada saat penggeledahan.

IAEA sejauh ini belum mengomentari insiden dengan inspektur tersebut. (Baca: Iran Dilaporkan Tahan dan Sita Dokumen Perjalanan Inspektur IAEA )

Iran telah semakin mengurangi komitmennya di bawah kesepakatan 2015 yang bertujuan membatasi program nuklir Teheran dengan imbalan bantuan sanksi.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
29 menit yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
1 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
2 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
2 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
3 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved