Bertemu Aktivis Hong Kong, Menlu Jerman Bikin China Geram

Rabu, 11 September 2019 - 23:31 WIB
Bertemu Aktivis Hong...
Bertemu Aktivis Hong Kong, Menlu Jerman Bikin China Geram
A A A
BERLIN - Duta Besar China untuk Jerman menyerang menteri luar negeri dari mitra dagangnya yang penting itu. Hal itu dilakukan setelah Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, melakukan pertemuan dengan aktivis Hong Kong Joshua Wong.

Untuk diketahui, pada saat Hong Kong diguncang oleh aksi protes, aktivis pro-demokrasi Hong Kong Joshua Wong tiba di Berlin pada Senin malam dan diterima oleh Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas.

Duta Besar China untuk Jerman, Ken Wu mengatakan, pertemuan antara Maas dan Wong akan merusak hubungan Berlin dengan Beijing. Ia menambahkan bahwa Kementerian Luar Negeri China telah memanggil duta besar Jerman sebagai protes atas pertemuan tersebut.

Setelah kedatangannya di Berlin, Wong mengatakan Hong Kong adalah benteng antara dunia bebas dan "kediktatoran China".

"Apa yang terjadi sekarang, saya sayangnya harus mengatakan, akan memiliki konsekuensi negatif pada hubungan bilateral dan pihak China harus bereaksi," kata Wu kepada wartawan, seperti disitir dari Reuters, Rabu (11/9/2019).

"Setelah kedatangannya kami mencatat bahwa sayangnya politisi tertentu - dan saya akan mengatakan dengan sangat terbuka bahwa itu adalah Menteri Luar Negeri Maas sendiri - serta beberapa anggota parlemen bertemu dengan Joshua Wong," kata duta besar China.

"Kami tidak tahu tujuan apa yang dimiliki para politisi ini. Apakah mereka benar-benar sangat peduli dengan kebebasan, demokrasi, dan supremasi hukum Hong Kong atau mereka ingin menambah bahan bakar ke dalam api dan dengan demikian menjadikan modal politik darinya?" tanyanya.

Pertikaian antara Jerman dan China terjadi beberapa hari setelah Kanselir Angela Merkel kembali dari perjalanan ke sana. Dia mengatakan sebelumnya bahwa dia telah memberi tahu para pemimpin China bahwa menegakkan hak asasi manusia sangat diperlukan.

Meski menyerang Menteri Luar Negeri Jerman, Duta Besar China mengatakan jika negara itu adalah mitra penting.

“Kami memiliki tradisi kerja sama yang sangat bagus dan panjang. Kami juga memiliki kebutuhan realistis untuk saling mendekati, ”katanya.

Hong Kong, bekas koloni Inggris, dikembalikan ke China pada tahun 1997 di bawah formula "satu negara, dua sistem" yang menjamin kebebasan yang tidak dinikmati di daratan Komunis, termasuk sistem hukum yang independen.

Peristiwa kerusuhan, kadang-kadang aksi kekerasan, di Hong Kong selama beberapa bulan terakhir dipicu oleh kemarahan atas undang-undang yang direncanakan untuk memungkinkan ekstradisi ke China. Namun belakangan aksi itu meluas menjadi seruan untuk demokrasi dan bagi penguasa Komunis di Beijing untuk meninggalkan kota itu.

China menuduh Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara Barat lainnya mengobarkan kerusuhan di Hong Kong.

“Kedaulatan dan keamanan China harus dihormati. Karena itu saya menyarankan para politisi untuk tidak menutupi kejahatan dengan kekerasan dan mencampuri urusan dalam negeri Hong Kong dan China,” tegas sang duta besar.

Tidak ada tanggapan langsung dari Kementerian Luar Negeri Jerman atas serangan dari Duta Besar China ini.
(ian)
Berita Terkait
Respon UU Keamanan China,...
Respon UU Keamanan China, Jerman Hentikan Ekspor Senjata ke Hong Kong
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
1 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
2 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
3 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
4 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
5 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
6 jam yang lalu
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved