Respon UU Keamanan China, Jerman Hentikan Ekspor Senjata ke Hong Kong

Rabu, 29 Juli 2020 - 09:13 WIB
loading...
Respon UU Keamanan China,...
Jerman mengatakan, sebagai bagian dari reaksi UE terhadap undang-undang keamanan nasional China untuk Hong Kong, mereka akan berhenti mengekspor senjata ke negara itu. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Jerman mengatakan, sebagai bagian dari reaksi Uni Eropa (UE) terhadap undang-undang keamanan nasional China untuk Hong Kong , mereka akan berhenti mengekspor senjata ke negara itu. Jerman juga mengatakan akan berhenti mengekspor barang multifungsi ke Hong Kong.

Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas mengatakan Eropa harus berbicara dengan satu suara jika ingin menegakkan nilai-nilai dan prinsip-prinsip dalam hubungan dengan kekuatan seperti China.

( Baca juga: Selandia Baru Tangguhkan Perjanjian Ekstradisi dengan Hong Kong )

"Mengenai Jerman, kami sudah mulai membuat langkah pertama. Bagi saya, ini juga berarti bahwa kami segera menghentikan ekspor persenjataan dan produk penggunaan ganda sensitif ke Hong Kong, dan Hong Kong sendiri akan diperlakukan dalam konteks ini sebagai bagian dari China," katanya, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (29/7/2020).

Undang-undang keamanan nasional untuk Hong Kong, yang disetujui oleh parlemen China, mulai berlaku 30 Juni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Sarwendah Buat Aduan...
Sarwendah Buat Aduan ke KPAI soal Nafkah Anak, Begini Tanggapan Ruben Onsu
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved