Netanyahu Sebut Golan Milik Israel Selamanya

Senin, 19 November 2018 - 13:44 WIB
Netanyahu Sebut Golan...
Netanyahu Sebut Golan Milik Israel Selamanya
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mengatakan Israel berdaulat penuh dan selamanya atas Dataran Tinggi Golan. Pernyataannya itu muncul setelah Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya menolak resolusi PBB yang menyerukan negara mayoritas Yahudi itu mengakhiri pendudukannya atas wilayah Suriah yang direbutnya tahun 1967.

"Israel akan tetap selamanya di Dataran Tinggi Golan, dan Dataran Tinggi Golan akan selamanya tetap di tangan kami," kata Netanyahu pada hari Minggu (18/11/2018), seperti dikutip Jerusalem Post.

Dia berterima kasih kepada para pimpinan AS karena memilih menentang seruan di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Jumat untuk mengembalikan Dataran Tinggi Golan ke Suriah.

Netanyahu mencatat bahwa Israel telah bekerja dengan AS untuk beberapa waktu dalam mengabaikan resolusi tidak mengikat PBB yang berjudul "The Occupied Syrian Golan".

Sebelum era pemerintah Presiden Donald Trump, AS selalu memilih abstain dalam pemungutan suara untuk resolusi PBB secara simbolis yang bersisi tekanan pada Israel untuk mengembalikan wilayah itu pada Suriah.

Hanya AS dan Israel yang memilih suara "Tidak" untuk resolusi tersebut dalam pemungutan suara hari Jumat di markas PBB di New York. Sebanyak 151 negara mendukung resolusi Special Political and Decolonization Committee's (Komite Politik dan Dekolonisasi Khusus) PBB tersebut. Sedangkan 14 negara lainnya memilih abstain.

Dokumen resolusi itu untuk sementara mendesak Tel Aviv untuk tidak membangun permukiman dan memaksakan kewarganegaraan Israel pada warga Suriah yang tinggal di sana.

Israel merebut Dataran Tinggi Golan dari Suriah setelah Perang Enam Hari 1967. Sejak tahun itu, Tel Aviv menahan diri untuk tidak memperluas kedaulatan atas Golan. Namun, pada tahun 1981 negara mayoritas Yahudi itu nekat menganeksasi wilayah tersebut.

Wilayah Golan didominasi warga Druze. Hanya minoritas kecil yang bersedia mengubah kesetiaan mereka dari Suriah ke Israel.

Meskipun ada kecaman keras dari Damaskus, bulan lalu Israel memperkenalkan pemilu ke dewan Druze lokal di wilayah itu.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Suriah Desak PBB Ambil...
Suriah Desak PBB Ambil Langkah Tegas Terkait Serangan Udara Israel
Suriah Bersurat Kepada...
Suriah Bersurat Kepada PBB Keluhkan Serangan Israel
Usai Amerika, Giliran...
Usai Amerika, Giliran Zionis Israel Merudal Suriah
John Kerry Bantah Bocorkan...
John Kerry Bantah Bocorkan Serangan Israel ke Menlu Iran
Eks Diplomat Amerika:...
Eks Diplomat Amerika: AS Curi Minyak Suriah, Diduga Dikirim ke Israel
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
1 jam yang lalu
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
2 jam yang lalu
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
6 jam yang lalu
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
7 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
8 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved