Pesawat Pakistan Terbang ke Madinah dengan 7 Penumpang Berdiri

Minggu, 26 Februari 2017 - 05:54 WIB
Pesawat Pakistan Terbang...
Pesawat Pakistan Terbang ke Madinah dengan 7 Penumpang Berdiri
A A A
KARACHI - Sebuah pesawat Pakistan International Airline (PIA) nekat terbang dari Karachi ke Madinah, Arab Saudi, dengan kelebihan tujuh penumpang. Ketujuh penumpang itu berdiri di lorong pesawat selama penerbangan ke Madinah.

Kejadian itu berlangsung 20 Januari lalu namun baru diungkap Sabtu kemarin. Pesawat tipe Boeing 777 ini memiliki kapasitas total 409 kursi, termasuk kursi untuk kru pesawat.

Namun, pesawat ini nekat terbang dengan membawa 416 penumpang atau melebihi kapasitas sebanyak tujuh orang penumpang. Tindakan ini dianggap pihak berwenang sebagai pelanggaran serius terhadap peraturan keselamatan penerbangan.

Kejadian ini juga memicu penyelidikan oleh pihak maskapai. Menurut laporan awal, tujuh penumpang tambahan itu diizinkan naik pesawat PIA meskipun seluruh kursi penuh.

Ketujuh penumpang yang berdiri selama penerbangan tersebut bisa masuk ke boarding pass dengan catatan tangan, bukan dari hasil komputer. Meskipun jelas melanggar peraturan penerbangan, staf lalu lintas darat di bandara tidak melapor ke kru pesawat.

Investigasi atas pelanggaran aturan penerbangan ini diungkap surat kabar Pakistan, Dawn. Para penumpang ekstra ini bisa menyebabkan masalah jika pesawat dalam keadaan darurat.

Ketujuh penumpang tanpa tempat duduk tidak akan memiliki akses terhadap masker oksigen dalam kontingensi dan bisa menyebabkan kekacauan jika terjadi evakuasi darurat.

Sejumlah sumber yang terkait dengan investigasi itu mengungkap bahwa para kru pesawat dan staf lalu lintas darat saling menyalahkan satu sama lain. Anwer Adil, kapten pilot pesawat mengaku baru tahu adanya tujuh penumpang yang berdiri setelah pesawat take-off.

”Setelah take-off, ketika saya keluar dari kokpit, (purser senior) memberitahu saya bahwa ada beberapa penumpang tambahan yang (telah) dititipkan oleh staf lalu lintas,” katanya, yang dikutip Minggu (26/2/2017).

Juru bicara maskapai PIA Danyal Gilani mengatakan kepada BBC; ”Hal ini dalam penyelidikan dan tindakan yang tepat akan diambil setelah tanggung jawab ditetapkan”.
(mas)
Berita Terkait
4 Fakta Pakistan Akan...
4 Fakta Pakistan Akan Bantu Arab Saudi jika DIserang
3 Alasan Pakistan Kirim...
3 Alasan Pakistan Kirim Pasukan dan Jet Tempurnya ke Arab Saudi, Salah Satunya Dapat Kompensasi Rp85 Triliun
Kedua Negara Tegang,...
Kedua Negara Tegang, Panglima Militer Pakistan Sambangi Arab Saudi
Jet Tempur Pakistan...
Jet Tempur Pakistan Kini Ikut Jaga Wilayah Saudi, Riyadh Mulai Tak Lagi Percaya AS?
4 Fakta Pakta Pertahanan...
4 Fakta Pakta Pertahanan Nuklir Saudi - Pakistan Tak Membahayakan India
Pakistan Perluas Payung...
Pakistan Perluas Payung Nuklirnya hingga Arab Saudi
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
5 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
8 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
10 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
10 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
11 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved