6 Agenda Trump Membombardir Houthi, Salah Satunya Membantu Dominasi Israel di Timur Tengah

Selasa, 18 Maret 2025 - 00:10 WIB
loading...
6 Agenda Trump Membombardir...
Serangan AS ke Houthi bertujuan membantu dominasi Israel di Timur Tengah. Foto/Xinhua
A A A
SANAA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan "tindakan militer yang tegas dan kuat" terhadap milisi Yaman pada hari Sabtu, menuntut mereka menghentikan serangan terhadap pengiriman dan kapal perang di Laut Merah atau menghadapi "neraka" "yang belum pernah [mereka] lihat sebelumnya!"

6 Agenda Trump Membombardir Houthi, Salah Satunya Membantu Dominasi Israel di Timur Tengah

1. Membantu Dominasi Israel di Timur Tengah

"Keputusan Trump" untuk melancarkan serangan udara di Yaman berpusat pada keinginan Washington "untuk melindungi dan membantu memperluas dominasi Israel atas wilayah yang lebih luas," kata Isa Blumi, seorang profesor madya studi Timur Tengah di Universitas Stockholm, kepada Sputnik.

Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

2. Berkaitan dengan Palestina, Bukan Houthi

Serangan tersebut tidak ada hubungannya dengan Houthi, tetapi lebih pada upaya untuk memastikan kelangsungan hidup Negara Israel, dan proyek Israel dan AS untuk mengusir warga Palestina dari Gaza, mengubah jalur tersebut menjadi resor mewah bergaya Las Vegas, dan mengeksploitasi sumber daya gas lepas pantainya, kata akademisi tersebut.

3. Houthi Menghancurkan Ekonomi Israel

"Ini tidak mungkin terjadi jika Houthi mampu merusak ekonomi Israel," tegas Blumi, sambil menunjuk pada dampak kolosal blokade sebagian milisi di Laut Merah untuk mendukung Gaza terhadap pendapatan pengiriman Israel, termasuk kebangkrutan pelabuhan Eilat.

4. Serangan AS ke Houthi Bisa Jadi Krisis Lebih Luas

Pengamat tersebut mengatakan, ini, bukan klaim Trump tentang "kebebasan navigasi" di wilayah tersebut, yang menjadi penyebab serangan mendadak AS. Ke depannya, profesor itu khawatir jika krisis Yaman berubah menjadi krisis regional yang berkepanjangan, kekuatan rudal Houthi dapat diarahkan ke negara-negara tetangga yang memberikan dukungan langsung atau tidak langsung bagi AS, Inggris, dan Israel. Hal ini pada dasarnya akan "mengubah dinamika Timur Tengah" dan kesejahteraan ekonominya yang berbasis sumber daya alam, kata Blumi.

5. Serangan yang Terkoordinasi

Pesawat tempur AS menyerang ibu kota Yaman, Sanaa, serta Saada, Dhamar, Al-Bayda, Radaa, Hajjah, dan Marib.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Yaman, Anis Al-Asbahi mengatakan 31 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka dalam serangan itu, sebagian besar wanita dan anak-anak.

CENTCOM mengatakan "serangan presisi" dilakukan "untuk membela kepentingan Amerika, menghalangi musuh, dan memulihkan kebebasan navigasi."

Serangan itu diluncurkan oleh jet F/A-18 dari kapal induk USS Truman di Laut Merah, dan dibantu oleh jet dan drone P8 Poseidon, RC-135V, dan MQ-4C Triton yang terbang dari pangkalan AS di Teluk. Sebuah KC2 Voyager Inggris dari Siprus juga ikut serta, menurut laporan media Yaman.

5. Houthi Menarget Kapal Induk AS

Biro politik Houthi memperingatkan bahwa milisi "siap menghadapi eskalasi dengan eskalasi." Juru bicara milisi Yahya Saree mengumumkan pada hari Minggu bahwa Houthi telah menargetkan kapal induk super USS Harry Truman dan pengawalnya di Laut Merah utara dengan 18 rudal balistik dan jelajah serta sebuah pesawat nirawak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved