AS Tarik Penasehat Militer Buat Koalisi Arab

Minggu, 21 Agustus 2016 - 05:08 WIB
AS Tarik Penasehat Militer...
AS Tarik Penasehat Militer Buat Koalisi Arab
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat telah menarik puluhan penasehat militer yang membantu serangan udara koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi di Yaman. Dari 45 penasehat pembantu yang dikirim pada tahun lalu, AS hanya menyisakan 5 orang untuk tetap menjadi bagian dari Joint Combined Planning Cell.

Sumber-sumber di AS membantah jika langkah ini diambil karena meningkatnya kecaman dari kelompok hak asasi manusia atas jumlah korban warga sipil yang disebabkan serangan udara koalisi Arab. Namun, Pentagon mengaku khawatir dengan konflik di Yaman yang membawa bahwa kelaparan dan kerugian lebih dari USD14 miliar akibat kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi.

"Kerjasama yang kami telah diperpanjang ke Arab Saudi sejak konflik meningkat lagi sederhana dan itu bukan cek kosong," kata juru bicara Pentagon Adam Stump dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Minggu (21/8/2016).

"Bahkan ketika kita membantu warga Saudi mengenai integritas teritorial mereka, itu tidak berarti bahwa kita akan menahan diri dari mengungkapkan keprihatinan kami tentang perang di Yaman dan bagaimana ia telah dilancarkan," kata Stump lagi.

"Dalam diskusi kami dengan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi, kami telah menekankan untuk meminimalkan jumlah korban sipil," imbuhnya.

Namun, Pentagon menyatakan tidak turut serta dalam keputusan Saudi menentukan target serangan sebagai pemimpin koalisi Arab. "Pada titik itu, personil militer AS tidak memberikan persetujuan langsung atau implisit dalam pemilihan target atau pelaksanaannya," kata Stump.
(ian)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Presiden Yaman Hadi...
Presiden Yaman Hadi Diterbangkan ke AS untuk Perawatan Medis
Houthi Klaim Tembak...
Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone AS Dekat Perbatasan Saudi
Tak Peduli Keputusan...
Tak Peduli Keputusan AS, Saudi: Kami Tetap Anggap Houthi sebagai Teroris
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
AS Tegaskan akan Bantu...
AS Tegaskan akan Bantu Saudi Lindungi Diri dari Serangan Luar
Berita Terkini
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
46 menit yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
1 jam yang lalu
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
2 jam yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
5 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
6 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved