Tak Peduli Keputusan AS, Saudi: Kami Tetap Anggap Houthi sebagai Teroris

Senin, 15 Februari 2021 - 03:07 WIB
loading...
Tak Peduli Keputusan...
Arab Saudi mengaku akan tetap menganggap kelompok Houthi Yaman sebagai teroris, meski Amerika Serikat (AS) memutuskan mencabut status kelompok teroris Houthi. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Arab Saudi mengaku akan tetap menganggap kelompok Houthi Yaman sebagai teroris. Saudi mengatakan, mereka akan tetap mempertahankan hal ini meski Amerika Serikat (AS) memutuskan mencabut status kelompok teroris Houthi.

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken mengatakan bahwa keputusan untuk mencabut status teroris Houthi akan mulai berlaku pada 16 Februari mendatang.Baca juga: Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi

"Meskipun demikian, kami masih akan menangani milisi Houthi sebagai organisasi teroris dan mengatasi ancamannya dengan aksi militer," kata Duta Besar Saudi untuk PBB, Abdullah Al-Muallami, seperti dilansir Reuters pada Senin (15/2/2021).

Houthi, yang memerangi koalisi pimpinan Saudi yang melakukan intervensi di Yaman pada 2015, pekan lalu mengklaim beberapa serangan pesawat tak berawak di Saudi selatan. Sebagian besar berhasil dicegat, tetapi satu menghantam bandara.

Gedung Putih mengutuk serangan itu dan Blinken melakukan panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Saudi untuk membahas upaya bersama untuk memperkuat pertahanan dan diplomasi Saudi untuk mengakhiri konflik Yaman, yang dilihat di kawasan itu sebagai perang proksi antara Arab Saudi dan Iran.

AS sendiri tampaknya telah mengesampingkan opsi militer dan mengedepankan diplomasi dalam mengatasi masalah di Yaman.Baca juga: Arab Saudi: Drone Houthi di Bandara Abha Replika UAV Iran 'Ababil T'

Ini terlihat dari pernyataan AS yang mengatakan bahwa mereka akan menghentikan dukungan untuk kampanye militer yang didukung Saudi. Mereka lebih memilih untuk menekan Houthi dengan cara politik dan diplomasi untuk menyelesaikan masalah di Yaman.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved