Jepang Prihatin China Bangun Pos Militer di Daerah Sengketa

Sabtu, 04 Juni 2016 - 21:55 WIB
Jepang Prihatin China...
Jepang Prihatin China Bangun Pos Militer di Daerah Sengketa
A A A
SINGAPURA - Menteri Pertahanan Jepang, Gen Nakatani, menyatakan keprihatinan yang serius terhadap kegiatan China di Laut China Timur. Hal itu diungkapkannya pada pertemuan puncak keamanan di Singapura.

Dalam pertemuan itu, Nakatani mengatakan, ia sangat prihatin atas pembangunan pos-pos militer di sejumlah daerah yang disengketakan. Ia juga menekankan bahwa tidak ada negara yang menjadi "pihak luar" jika itu menyangkut permasalahan regional seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (4/6/2016).

Jepang dan China terlibat sengketa wilayah di Kepulauan Senkaku, yang berada di Laut China Timur. Perselisihan menjadi makin parah setelah China mengirim kapal perang ke perairan di sekitar pulau-pulau pada tahun 2012. Kejadian itu setelah Jepang menyatakan telah membeli mereka dari pihak swasta.

Pada tahun 2014, Jepang dan China sepakat untuk mengurangi ketegangan atas pulau-pulau yang disengketakan. Namun, kapal China berulang kali menerobos perairan internasional Jepang di sekitar Kepulauan Senkaku di tahun 2015.
(ian)
Berita Terkait
Kapal Angkatan Laut...
Kapal Angkatan Laut China Berlayar di Perairan Jepang
Jepang Akan Kerahkan...
Jepang Akan Kerahkan Kapal Terbesar Jaga Pulau Senkaku dari Patroli China
Cegah Invasi China ke...
Cegah Invasi China ke Kepulauan Sengketa, Jepang Gelar Latihan Militer
Jepang Desak China Tarik...
Jepang Desak China Tarik Kapal Perang dari Perairan Kepulauan Senkaku
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Jepang Cegat Drone Pengintai China
Taiwan dan Jepang Kerja...
Taiwan dan Jepang Kerja Sama Lacak Kapal Perang China
Berita Terkini
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
8 menit yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
1 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
3 jam yang lalu
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
4 jam yang lalu
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved