AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia

Jum'at, 05 Juni 2026 - 07:06 WIB
loading...
AS Batal Kirim Rudal...
Amerika Serikat batal mengirim rudal jelajah Tomahawk ke Jerman, diduga karena khawatir dengan reaksi pembalasan dari Rusia. Foto/US Navy
A A A
BERLIN - Amerika Serikat (AS) dilaporkan akan membatalkan rencana pengiriman rudal jelajah Tomahawk ke Jerman, yang menurut para pejabat Eropa dan Amerika, karena kekhawatiran Washington akan reaksi pembalasan dari Rusia.

Ini akan menjadi sebuah pembalikan mengejutkan dari kesepakatan yang telah lama direncanakan antara Amerika dengan salah satu sekutu terbesarnya di Eropa.

Baca Juga: Tak Hanya Tarik 5.000 Tentara, AS Juga Tak Akan Tempatkan Rudal Tomahawk di Jerman

Para pejabat AS khawatir Moskow akan membalas jika pemerintahan Donald Trump melanjutkan upaya untuk mengerahkan rudal presisi di tengah benua Eropa, menurut dua pejabat Eropa dan satu pejabat Amerika, yang dilansir Politico, Jumat (5/6/2026).

Tetapi keputusan untuk tidak mengirimkannya akan membatalkan kesepakatan yang dibuat selama pemerintahan Joe Biden dan membuat Berlin tanpa pertahanan yang menurut para pemimpin Jerman sangat mereka butuhkan.

Langkah ini merupakan bagian dari penarikan diri Amerika yang lebih luas dari aliansi NATO—termasuk pembatalan pengerahan ribuan tentara AS ke Jerman dan rencana untuk menarik kembali aset-aset tertentu—karena AS membalikkan kemitraan erat yang telah memperkuat hubungan selama beberapa generasi.

"Eropa dapat meningkatkan perannya sekarang dan dalam waktu dekat,” kata Jenderal Alexus Grynkewich, komandan tertinggi NATO dan kepala pasukan AS di Eropa, kepada para pemimpin militer minggu ini.

Amerika, katanya, akan memfokuskan kembali peralatan dan pasukan ke tempat lain.

Para pejabat Amerika, meskipun terutama khawatir akan reaksi Rusia, kemungkinan juga khawatir tentang menyusutnya persediaan senjata AS. Amerika Serikat menghabiskan ribuan rudal Tomahawk dan Patriot pada minggu-minggu pertama perang Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Berita Terkini
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved