AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!

Jum'at, 05 Juni 2026 - 08:54 WIB
loading...
AS Bohong, Kapal Induk...
Gambar dari video CNN menunjukkan kerusakan parah dialami kapal induk USS Gerald R Ford akibat kebakaran selama perang AS melawan Iran. Foto/CNN
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) pernah menyatakan bahwa kebakaran pada kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R. Ford, saat ikut perang melawan Iran pada Maret lalu telah diatasi. Kobaran api diklaim telah "ditahan" dan kapal tersebut tetap beroperasi penuh tanpa masalah.

Namun pernyataan itu bohong. Video baru yang diperoleh CNN menunjukkan bahwa kebakaran tersebut ternyata lebih parah dan merusak daripada yang dinyatakan Angkatan Laut Amerika. Pernyataan resmi Angkatan Laut sebelumnya menyatakan kebakaran itu bukan akibat serangan rudal dan drone Iran.

Baca Juga: Kapal Induk Nuklir Terbesar AS Gerald R Ford Mundur dari Perang Iran

Video tersebut menunjukkan ranjang-ranjang tempat para pelaut tidur hancur total. Yang tersisa dari ranjang-ranjang itu adalah logam hangus dan bengkok di bawah langit-langit yang tampaknya juga berlubang akibat kobaran api. Kabel-kabel menjuntai dari langit-langit dan tumpukan abu berserakan di lantai di sekitar ranjang.

“Saya benar-benar berpikir kita akan kehilangan kapal,” kata seorang pelaut di atas kapal USS Gerald R. Ford kepada CNN, menggambarkan perasaannya saat memadamkan kobaran api. “Ini antara berjuang atau mati.”

Sistem pemadam kebakaran kapal gagal berfungsi, membuat para pelaut bergegas memadamkan api, menurut pelaut tersebut dan seorang pejabat senior AS yang mengetahui insiden itu.

Pejabat senior AS mengatakan kepada CNN bahwa pernyataan publik Angkatan Laut mengecilkan dampak kebakaran terhadap USS Gerald R. Ford karena kapal tersebut berada di Laut Merah untuk mendukung operasi militer AS melawan Iran. Pejabat itu mengakui bahwa kebakaran memang berdampak pada kemampuan kapal.

Dua hari berlalu sebelum USS Gerald R. Ford dapat melakukan sorti lagi, kata Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Daryl Caudle pada bulan April, dan kapal tersebut terpaksa menuju pelabuhan di Yunani untuk perbaikan sementara.

Ditanya tentang luasnya kebakaran dan kegagalan sistem pengendalian kebakaran untuk berfungsi, juru bicara Angkatan Laut mengatakan kepada CNN, "Investigasi kebakaran sedang berlangsung."

Awak kapal USS Gerald R. Ford membutuhkan waktu sekitar 30 jam untuk memadamkan api, membersihkannya, dan mencegahnya menyala kembali. Sekitar 600 pelaut kehilangan akses ke tempat tidur mereka karena kerusakan tersebut, seperti yang dilaporkan CNN.

“Seharusnya tidak sampai separah itu. Sistem pemadam kebakaran yang terpasang di kapal seharusnya bisa memadamkannya,” kata pelaut itu, yang berbicara dengan syarat anonim untuk menghindari pembalasan dari Angkatan Laut. “Semua orang — termasuk saya—membantu memadamkan api.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved