Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara

Sabtu, 06 Juni 2026 - 17:20 WIB
loading...
Hanya Karena Dukung...
Hanya karena mendukung Iran, presenter TV cantik Kuwait Zainab Dashti dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun. Foto/Press TV
A A A
TEHERAN - Pihak berwenang Kuwait menjatuhkan hukuman penjara tiga tahun kepada seorang presenter yang bekerja untuk televisi milik negara di kerajaan Teluk Persia. Itu setelah ia mempublikasikan unggahan di platform media sosial yang mendukung operasi pembalasan Iran menyusul serangan AS-Israel.

Presenter kelahiran Kuwait, yang diidentifikasi sebagai Zainab Dashti, menerima hukuman penjara setelah pejabat Kuwait menemukan konten yang diunggah secara online bersifat pro-Iran.

Pengadilan Banding di Kuwait baru-baru ini menguatkan putusan terhadapnya.

Kasus Dashti menjadi salah satu kasus media yang paling banyak diperdebatkan di Kuwait selama beberapa bulan terakhir.

Kasus ini telah menarik perhatian para aktivis hak asasi manusia dan pendukung demokrasi, terutama di tengah memburuknya pembatasan dan tindakan represif terhadap jurnalis dan aktivis politik di negara tersebut.



Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel memulai perang agresi tanpa provokasi terhadap Iran dengan pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan beberapa komandan militer berpangkat tinggi.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran melakukan 100 gelombang serangan balasan selama 40 hari, menargetkan aset militer AS dan Israel di seluruh wilayah, yang mengakibatkan kerusakan signifikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved