Gara-gara Twitter Gembong Narkoba Berbahaya El Chapo Terlacak?
Sabtu, 05 September 2015 - 17:40 WIB
Gara-gara Twitter Gembong Narkoba Berbahaya El Chapo Terlacak?
A
A
A
MEXICO CITY - Aparat kepolisian Meksiko menduga gembong narkoba paling berbahaya, Joaquin “El Chapo” Guzman berada di Kosta Rika. Dugaan itu menyusul posting-an gambar di Twitter yang diunggah putra El Chapo, Yesus Alfredo Guzman Salazar.
El Chapo yang merupakan bos kartel narkoba Sinaloa yang paling berbahaya, melarikan diri dari sebuah penjara dengan tingkat kemanan maksimum di Meksiko beberapa bulan lalu. Dia melarikan diri melalui terowongan besar dari dalam penjara.
Dari gambar yang diunggah di akun Twitter, tampak bahwa Alfredo duduk satu meja dengan dua orang, yang salah satunya menyerupai El Chapo. Sosok orang yang mirip El Chapo itu belum bisa diverifikasi, sebab wajah gambar orang itu dikaburkan sebagian.
Foto tersebut diunggah pada tanggal 26 Agustus 2015 dan fitur lokasi di Twitter menyatakan bahwa gambar itu diunggah di Kosta Rika.”Agustus di sini, sudah tahu siapa,” bunyi tweet yang ditulis bersama foto di akun Twitter putra El Chapo, seperti dikutip Sputnik, Sabtu (5/9/2015).
Kaburnya El Chapo telah membuat malu Pemerintah Meksiko. Jaksa Agung Meksiko, Arely Gomez, mengatakan bahwa, negaranya siap untuk membayar 60 juta peso Meksiko untuk informasi yang mengarah pada keberadaan El Chapo saat ini.
Kaburnya El Chapo bukan yang pertama kali. Pada tahun 2001, dia melarikan diri dari sebuah penjara dengan tingkat keamanan maksimum di negara bagian Jalisco, dengan menggunakan keranjang cucian.
El Chapo yang merupakan bos kartel narkoba Sinaloa yang paling berbahaya, melarikan diri dari sebuah penjara dengan tingkat kemanan maksimum di Meksiko beberapa bulan lalu. Dia melarikan diri melalui terowongan besar dari dalam penjara.
Dari gambar yang diunggah di akun Twitter, tampak bahwa Alfredo duduk satu meja dengan dua orang, yang salah satunya menyerupai El Chapo. Sosok orang yang mirip El Chapo itu belum bisa diverifikasi, sebab wajah gambar orang itu dikaburkan sebagian.
Foto tersebut diunggah pada tanggal 26 Agustus 2015 dan fitur lokasi di Twitter menyatakan bahwa gambar itu diunggah di Kosta Rika.”Agustus di sini, sudah tahu siapa,” bunyi tweet yang ditulis bersama foto di akun Twitter putra El Chapo, seperti dikutip Sputnik, Sabtu (5/9/2015).
Kaburnya El Chapo telah membuat malu Pemerintah Meksiko. Jaksa Agung Meksiko, Arely Gomez, mengatakan bahwa, negaranya siap untuk membayar 60 juta peso Meksiko untuk informasi yang mengarah pada keberadaan El Chapo saat ini.
Kaburnya El Chapo bukan yang pertama kali. Pada tahun 2001, dia melarikan diri dari sebuah penjara dengan tingkat keamanan maksimum di negara bagian Jalisco, dengan menggunakan keranjang cucian.
(mas)