CNN Terkecoh Bendera ISIS Berlogo Mainan Seks di Pawai Gay

Senin, 29 Juni 2015 - 15:51 WIB
CNN Terkecoh Bendera...
CNN Terkecoh Bendera ISIS Berlogo Mainan Seks di Pawai Gay
A A A
LONDON - Wartawan stasiun televisi CNN, Lucy Pawle, diolok-olok di media sosial setelah melaporkan ada bendera ISIS di Pawai Gay 2015 di London, kemarin. Wartawan itu ternyata terkecoh, karena bendera ISIS yang muncul itu sudah dipermak dengan logo mainan seks.

Semula Pawle begitu yakin melaporkan ada keanehan dalam pawai bernama “Gay Pride 2015” itu, yakni ada peserta pawai yang sengaja mengibarkan bendera kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Hanya di sini; bendera ISIS terlihat di parade kebanggaan gay,” tulis stasiun televisi CNN, di layar televisi sambil menampilkan wajah penyiarnya yang melaporkan secara langsung.

Namun laporan tersebut telah memicu tawa di media sosial, setelah bendera khas ISIS itu diperjelas.”CNN melihat bendera dildo ISIS. Ledekan dan dianggap serius adalah bendera berita terbaik kedua bulan ini,” tulis salah seorang pengguna Twitter yang mengejek laporan CNN.

Lantaran sadar sudah terkecoh, Pawle kemudian kembali melaporkan liputannya yang mengakui ada keanehan dalam bendera ISIS yang dia lihat dalam pawai gay. “Ini jelas bukan tulisan Arab. Kelihatannya itu seperti gobbledegook .Tapi itu sangat khas bendera ISIS,” kata Pawle.

Yang membuat wartawan itu terkecoh, karena yang mengibarkan bendera juga mengenakan pakaian yang berbeda, yakni berpakaian hitam. Sedangkan para peserta pawai rata-rata mengenakan pakaian berwarna pelangi.

“Ini usaha yang jelas untuk meniru ISIS. Jika Anda melihat bendera secara cermat, itu jelas bukan huruf Arab,” lanjut Pawle. ”Saya tampaknya menjadi satu-satunya orang yang telah melihat ini.”

Laporan itu telah dihapus CNN, karena tidak akurat. Aksi orang yang mengibarkan bendera khas ISIS yang dipermak dengan logo mainan seks itu diduga sengaja untuk mengolok-olok ISIS.
(mas)
Berita Terkait
Tak Setuju Serangan...
Tak Setuju Serangan Teror ISIS, Suami Shamima Begum Diam Saat Ditanya Aksi Penggal Kepala
Pengantin ISIS Shamima...
Pengantin ISIS Shamima Begum Memohon Pengampunan, Siap Bantu Inggris Perangi Terorisme
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Dua Anggota Tim Jagal...
Dua Anggota Tim Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Jalani Persidangan di AS
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
53 menit yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
4 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
5 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
6 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
7 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved