Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS

Rabu, 07 Oktober 2020 - 06:17 WIB
loading...
Anggota Grup Jagal ISIS...
Alexanda Amon Kotey (kiri) dan El Shafee Elsheikh di pusat keamanan di Kobani, Suriah, pada 30 Maret 2018. Foto/NBC News
A A A
WASHINGTON - Dua teroris anggota grup jagal ISIS yang dijuluki The Beatles akan diekstradisi ke Amerika Serikat (AS) dalam beberapa pekan mendatang. Keduanya diduga turut ambil bagian dalam penyiksaan dan pembunuhan beberapa sandera Barat, termasuk jurnalis James Foley.

Alexanda Kotey dan El Shafee Elsheikh dituduh terlibat dalam penculikan sandera internasional, termasuk pekerja bantuan asal AS Kayla Mueller dan Peter Kassig serta jurnalis AS James Foley dan Steven Sotloff. Keduanya kini ditahan di tahanan militer AS di Irak.

Kotey dan Elsheikh mengakui keterlibatan mereka dalam penangkapan Mueller untuk pertama kalinya dalam sebuah wawancara yang diperoleh secara eksklusif oleh NBC News, yang ditayangkan pada bulan Juli lalu. Mueller disiksa dan dilecehkan secara seksual sebelum tewas pada tahun 2015.

Dalam wawancara tersebut, pria tersebut juga mengakui untuk pertama kalinya telah membunuh Foley, yang dipenggal kepalanya di depan kamera pemimpin gang jagal ISIS The Beatles, Mohammed Emwazi, yang terbunuh oleh rudal Hellfire yang ditembakkan dari drone CIA pada tahun 2015.

Para sandera menjuluki Emwazi, Kotey dan Elsheikh The Beatles oleh karena aksen Inggris mereka. Anggota keempat dari grup jagal The Beatles, Aine Lesley Davis, dijatuhi hukuman 7,5 tahun penjara di Turki pada 2017.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved