Ancaman China Meningkat, Taiwan Perpanjang Masa Wajib Militer 3 Kali Lipat

Rabu, 28 Desember 2022 - 13:08 WIB
loading...
Ancaman China Meningkat,...
Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menggelar konferensi pers pada Selasa (27/12/2022) di Taipei. Foto/sputnik/sam yeh
A A A
TAIPEI - Masa wajib militer Taiwan untuk pria meningkat tiga kali lipat dari empat bulan menjadi satu tahun. Perpanjangan, yang diumumkan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada Selasa, akan mulai berlaku pada 1 Januari 2024.

“Tidak ada yang menginginkan perang. Ini berlaku untuk pemerintah dan rakyat Taiwan, dan komunitas global, tetapi perdamaian tidak akan jatuh dari langit, dan Taiwan berada di garis depan perluasan otoritarianisme,” ujar Tsai.

Dia mengumumkan langkah-langkah perubahan wajib militer pada konferensi pers setelah mengadakan pertemuan badan keamanan nasional tertinggi di pulau itu.

Ketegangan antara China dan Taiwan melonjak pada Agustus setelah Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan.

Baca juga: Militer Amerika Serikat Rekrut 700 Orang dengan Gangguan Perilaku

Kunjungan itu mengawali serangkaian perjalanan ke pulau itu oleh delegasi diplomatik AS dan Eropa.

Ketegangan tampaknya berkurang bulan lalu setelah Partai Kuomintang yang moderat terhadap China memperoleh keuntungan melawan Partai Demokrat Progresif yang berkuasa dalam pemilihan lokal.

“Taiwan ingin memberi tahu dunia bahwa antara demokrasi dan kediktatoran, kami sangat percaya pada demokrasi. Antara perang dan perdamaian, kami menuntut perdamaian. Mari kita tunjukkan keberanian dan tekad untuk melindungi tanah air kita dan mempertahankan demokrasi,” tegas Tsai.

Baca juga: Intelijen Militer Ungkap Iran Bukan Ancaman Terbesar Bagi Israel

Seiring dengan perpanjangan masa wajib militer, rencana Taipei mencakup peningkatan gaji yang dibayarkan kepada pasukan wajib militer dari setara sekitar USD210 sekarang menjadi USD855 pada tahun 2024. Upah minimum Taiwan sekitar USD820.

Saat ini, hanya 10% dari 188.000 pasukan militer Taiwan yang kuat terdiri dari wajib militer, dengan mayoritas terdiri dari tentara karir profesional. Negara ini juga memiliki kumpulan pasukan cadangan sekitar 1,6 juta orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved