Pasukan Rusia Sudah Lenyapkan 400 Sistem Pertahanan Udara Ukraina

Minggu, 25 Desember 2022 - 17:40 WIB
loading...
Pasukan Rusia Sudah...
Pasukan Rusia Sudah Lenyapkan 400 Sistem Pertahanan Udara Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Angkatan Bersenjata Rusia telah melenyapkan sekitar 400 sistem rudal permukaan-ke-udara Ukraina sejak awal operasi militer khusus di Ukraina. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Letnan Jenderal Igor Konashenkov, Sabtu (24/12/2022).

“Secara keseluruhan, target berikut telah dihancurkan sejak awal operasi militer khusus: 352 pesawat tempur, 192 helikopter, 2.719 kendaraan udara tak berawak, 399 sistem rudal darat-ke-udara, 7.222 tank dan kendaraan lapis baja tempur lainnya, 936 roket ganda peluncur, 3.704 senjata artileri medan dan mortir, dan juga 7.737 kendaraan bermotor militer khusus," kata juru bicara itu, seperti dikutip dari TASS.

Baca: Serangan di Kherson Tewaskan 10 orang, Rusia Salahkan Pasukan Pro-Kiev

Dilaporkan pula keberhasilan pasukan Rusia melumpuhkan jet tempur Su-27 milik Ukraina, berserta helikopter Mi-24 dan Mi-8. “Pesawat tempur Angkatan Udara Rusia menembak jatuh pesawat Su-27 Angkatan Udara Ukraina di daerah pemukiman Kamyshevka di Republik Rakyat Donetsk,” kata Konashenkov.

“Selain itu, helikopter Mi-24 dan Mi-8 Ukraina ditembak jatuh di daerah dekat permukiman Selidovo dan Gruzskoye di Republik Rakyat Donetsk," lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Berita Terkini
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved