Jepang Akan 'Labeli' China Sebagai Tantangan Strategis

Jum'at, 16 Desember 2022 - 11:36 WIB
loading...
A A A
"Pihak Jepang mengabaikan fakta," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin pada konferensi pers hari Rabu.

“Membesar-besarkan 'ancaman China' untuk mencari alasan bagi pembangunan militernya pasti akan gagal,” tegasnya.

Kishida telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan sekitar 60 persen sebesar Rp4,8 kuadriliun selama lima tahun ke depan. Menyusul perselisihan tentang bagaimana mendanai langkah tersebut, Partai Demokrat Liberal yang berkuasa akan menyetujui rencana untuk menaikkan pajak, kata Kyodo News, tetapi akan menghindari penetapan tanggal untuk langkah yang kemungkinan tidak disukai publik.

Sebagai perbandingan, pemerintah Korea Selatan berencana untuk meningkatkan pengeluaran pertahanannya menjadi lebih dari Rp835 triliun per tahun pada tahun 2026. China mengalokasikan sekitar Rp4,5 kuadriliun untuk militernya pada tahun 2021, menurut Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm.

Aturan yang mengatur transfer alutsista juga akan ditinjau di bawah strategi tersebut, karena Jepang meluncurkan proyek tiga arah dengan Inggris dan Italia untuk mengembangkan jet tempur siluman generasi berikutnya dan berupaya mendukung industri pertahanan dalam negerinya.

Baca: Korut Berbahaya, Jepang Latihan Cegat Rudal dengan Misil Patriot
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Berita Terkini
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved