China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS

Jum'at, 17 Juli 2026 - 19:27 WIB
loading...
China Sangkal Tudingan...
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Foto/anadolu
A A A
BEIJING - China menolak klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa Beijing merencanakan pencurian 220 juta data pemilih Amerika untuk mencampuri pemilu 2020. Pernyataan Trump yang kontroversial ini disampaikan menjelang kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Washington pada akhir September dan di tengah gencatan senjata perdagangan sementara antara kedua negara.

Dalam pidato utama kepada bangsa pada hari Kamis (16/7/2026), Trump menuduh dinas intelijen China secara ilegal memperoleh 220 juta data pemilih yang berisi nama, alamat, nomor telepon, dan afiliasi partai. Trump mengklaim Beijing menugaskan unit khusus untuk mengeksploitasi data tersebut.

Ia menyebut dugaan pelanggaran tersebut sebagai "mimpi buruk keamanan pemilu yang belum pernah terjadi sebelumnya" dan "kompromi terbesar" data pemilu dalam sejarah AS.

Presiden juga mengklaim badan intelijen AS mendeteksi dugaan pengumpulan data China pada tahun 2020, tetapi sengaja menyembunyikannya dari dirinya dan Kongres. Namun, ia tidak mengumumkan rencana pembalasan terhadap Beijing.

Liu Chang, juru bicara Kedutaan Besar China di Washington, menolak klaim tersebut, dengan mengatakan, “China tidak pernah dan tidak akan pernah ikut campur dalam pemilihan presiden AS.”

Menurut New York Times, upaya China mengumpulkan data pemilih telah “diketahui secara luas selama bertahun-tahun.”

Informasi pemilih dalam banyak kasus dapat diunduh atau dibeli secara bebas, kata surat kabar itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Sinopsis Hotter Than...
Sinopsis Hotter Than Hate, Microdrama Revenge Plot yang Tayang di V+Short
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
Berita Terkini
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved