Kremlin: Konflik Bisa Berakhir Besok Jika Kiev Menunjukkan Kemauan Politik
Jum'at, 09 Desember 2022 - 04:30 WIB
loading...
Kremlin: Konflik Bisa Berakhir Besok Jika Kiev Menunjukkan Kemauan Politik. FOTO/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Konflik di Ukraina dapat berakhir kapan saja jika Kiev menunjukkan kemauan politik. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kremlin , Dmitry Peskov kepada wartawan, Kamis (8/12/2022).
“Dalam hal ini, kita bisa berspekulasi kapan semua ini akan berakhir, sampai wajah kita membiru,” kata Peskov, mengomentari pernyataan Presiden Ukraina Vladimir Zelensky bahwa konflik mungkin berakhir pada 2023.
Baca: Kremlin: Batasan Harga Minyak Tak Akan Pengaruhi Operasi Militer Khusus Rusia
“Zelensky tahu kapan semuanya bisa berakhir, itu dapat berakhir besok jika (Kiev) menginginkannya," kata juru bicara kepresidenan Rusia itu seperti dikutip dari TASS.
Ketika mengomentari pernyataan juru bicara pemerintah Jerman Steffen Hebestreit bahwa Ukraina tidak harus membatasi upaya pertahanannya di wilayahnya sendiri, Peskov menunjukkan bahwa pernyataan seperti itu "pasti mendorong" Kiev untuk melakukan lebih banyak serangan.
“Faktanya, pernyataan seperti itu memperpanjang masa sulit ini dan sama sekali tidak memfasilitasi upaya untuk menemukan solusi atas masalah tersebut,” tambah Peskov.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pperasi militer khusus adalah proses yang panjang, tetapi telah membuahkan hasil yang signifikan. Hal itu diungkapkan Putin pada pertemuan dengan anggota Dewan Pengembangan Masyarakat Sipil dan Hak Asasi Manusia (HRC).
“Dalam hal ini, kita bisa berspekulasi kapan semua ini akan berakhir, sampai wajah kita membiru,” kata Peskov, mengomentari pernyataan Presiden Ukraina Vladimir Zelensky bahwa konflik mungkin berakhir pada 2023.
Baca: Kremlin: Batasan Harga Minyak Tak Akan Pengaruhi Operasi Militer Khusus Rusia
“Zelensky tahu kapan semuanya bisa berakhir, itu dapat berakhir besok jika (Kiev) menginginkannya," kata juru bicara kepresidenan Rusia itu seperti dikutip dari TASS.
Ketika mengomentari pernyataan juru bicara pemerintah Jerman Steffen Hebestreit bahwa Ukraina tidak harus membatasi upaya pertahanannya di wilayahnya sendiri, Peskov menunjukkan bahwa pernyataan seperti itu "pasti mendorong" Kiev untuk melakukan lebih banyak serangan.
“Faktanya, pernyataan seperti itu memperpanjang masa sulit ini dan sama sekali tidak memfasilitasi upaya untuk menemukan solusi atas masalah tersebut,” tambah Peskov.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pperasi militer khusus adalah proses yang panjang, tetapi telah membuahkan hasil yang signifikan. Hal itu diungkapkan Putin pada pertemuan dengan anggota Dewan Pengembangan Masyarakat Sipil dan Hak Asasi Manusia (HRC).
Lihat Juga :