Serangan Rusia Sebabkan Pemadaman Listrik, Separuh Ukraina Gelap Gulita
Minggu, 23 Oktober 2022 - 21:00 WIB
loading...
Serangan Rusia Sebabkan Pemadaman Listrik, Separuh Ukraina Gelap Gulita. FOTO/Reuters
A
A
A
KIEV - Rudal Rusia menghantam sumber energi Ukraina dan fasilitas lainnya pada Sabtu (22/10/2022), menyebabkan pemadaman di berbagai wilayah. Sementara otoritas pendudukan Rusia di kota selatan Kherson mendesak warga sipil untuk mengungsi.
Seperti dilaporkan Reuyers, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, serangan Rusia telah menyerang dalam skala "sangat luas". Dia berjanji militernya akan memperbaiki catatan yang sudah baik dalam menjatuhkan rudal dengan bantuan dari mitranya.
Baca: PM Ukraina Ancam Eropa dengan 'Tsunami Migrasi' Jika Tak Diberi Senjata
Potensi kesengsaraan yang membekukan membayangi Ukraina, saat Rusia terus menyerang jaringan listrik Ukraina. Sejak 10 Oktober, Rusia telah meluncurkan salvo yang menghancurkan infrastruktur listrik Ukraina, menghantam setidaknya setengah pembangkit listrik termal dan hingga 40% dari seluruh sistem.
Pejabat di beberapa daerah pada hari Sabtu melaporkan pemogokan terhadap fasilitas energi dan pemadaman listrik, ketika para insinyur bergegas untuk memulihkan jaringan. Gubernur mengimbau warga untuk menimbun air.
“Lebih dari satu juta orang tanpa listrik,” kata penasihat presiden Kyrylo Tymoshenko. Beberapa bagian dari Kiev mengalami pemadaman listrik hingga malam hari.
Seorang pejabat kota memperingatkan, serangan Rusia dapat membuat ibu kota Ukraina tanpa listrik dan panas selama "beberapa hari atau minggu".
Seperti dilaporkan Reuyers, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, serangan Rusia telah menyerang dalam skala "sangat luas". Dia berjanji militernya akan memperbaiki catatan yang sudah baik dalam menjatuhkan rudal dengan bantuan dari mitranya.
Baca: PM Ukraina Ancam Eropa dengan 'Tsunami Migrasi' Jika Tak Diberi Senjata
Potensi kesengsaraan yang membekukan membayangi Ukraina, saat Rusia terus menyerang jaringan listrik Ukraina. Sejak 10 Oktober, Rusia telah meluncurkan salvo yang menghancurkan infrastruktur listrik Ukraina, menghantam setidaknya setengah pembangkit listrik termal dan hingga 40% dari seluruh sistem.
Pejabat di beberapa daerah pada hari Sabtu melaporkan pemogokan terhadap fasilitas energi dan pemadaman listrik, ketika para insinyur bergegas untuk memulihkan jaringan. Gubernur mengimbau warga untuk menimbun air.
“Lebih dari satu juta orang tanpa listrik,” kata penasihat presiden Kyrylo Tymoshenko. Beberapa bagian dari Kiev mengalami pemadaman listrik hingga malam hari.
Seorang pejabat kota memperingatkan, serangan Rusia dapat membuat ibu kota Ukraina tanpa listrik dan panas selama "beberapa hari atau minggu".
Lihat Juga :